Usai Sidak Pangkalan dengan Disperindag, Pertamina Tegaskan Tak Ada Kelangkaan LPG 3 Kg di Bengkulu

SIDAK: Pertamina bersama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu menggelar sidak ke beberapa pangkalan LPG yang ada di Kota Bengkulu, Kamis (15/10). (foto: hasrul/rb)
SIDAK: Pertamina bersama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu menggelar sidak ke beberapa pangkalan LPG yang ada di Kota Bengkulu, Kamis (15/10). (foto: hasrul/rb)
Realshtmobi | Shorten your link and earn money

BENGKULU – Pertamina bersama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu menggelar sidak ke beberapa pangkalan LPG yang ada di Kota Bengkulu, Kamis (15/10). Kegiatan dilaksanakan untuk memantau kondisi langsung berkaitan dengan adanya isu kelangkaan LPG ukuran 3 Kg.

Dari pantauan, rombongan melaksanakan sidak ke pangkalan yang ada di Jalan Asahan Kelurahan Padang Harapan dan pangkalan yang ada di Jalan Merapi Kelurahan Kebun Tebeng. Dari sidak tersebut diketahui, untuk stok LPG 3 kg atau lebih dikenal dengam gas melon masih tersedia.

Lapak Somplaq | Pusatnya Fashion Terlengkap
Baca Juga :  IRT di Bengkulu, Jadi Korban Jambret

“Jadi tadi sudah kita lihat semua bahwa tidak ada terjadi kelangkaan, dan harganya juga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Yang ada itu hanya kepanikan dari masyarakat. Semuanya dalam kondisi kondusif,” kata Sales Area Manager Pertamina Lampung Bengkulu, Donny Brilianto.

Baca Juga :  Puluhan Kendaraan Dihalau Masuk Rejang Lebong

Donny menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan bertujuan agar masyarakat lebih tenang dan tidak perlu panik bakal kehabisan stok LPG. “Kami juga mengimbau agar ASN, TNI-Polri untuk tidak membeli gas LPG 3 kg, karena gas LPG 3 hanya untuk masyarakat miskin,” tambahnya sembari menambahkan jika di pangkalan tidak hanya menyediakan gas LPG ukuran 3 Kg saja, tetapi ada juga 5,5 Kg dan ukuran 12 Kg.

Baca Juga :  Polda Bengkulu, Amankan 2 Rekan Oknum Wartawan Peras Kades

Kadis Perindag Kota Bengkulu, Dewi Dharma mengatakan untuk pengawasan terhadap pendistribusian LPG 3 kg hingga ke pengecer ini dilakukan secara rutin dan bersama-sama dengan lintas sektoral. “Kalau ada pelanggaran kami tidak bisa menindak. Tetapi kami lakukan pembinaan dengan melaporkan ke agen,” demikian Dewi.


AG

Source rakyatbengkulu