Tak Semua Guru dan Murid Di Kabupaten Kepahiang Terima Kuota Gratis Kemendikbud

Tak Semua Guru dan Murid Di Kabupaten Kepahiang Terima Kuota Gratis Kemendikbud
Tak Semua Guru dan Murid Di Kabupaten Kepahiang Terima Kuota Gratis Kemendikbud
Realshtmobi | Shorten your link and earn money

Kepahiang — Bantuan kuota internet gratis dari Kemendikbud RI sudah dirasakan guru dan murid di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, mulai pekan lalu.

Sayangnya, paket kuota yang diperuntukkan bagi dunia pendidikan menjalankan pembelajaran daring selama pandemi tak dirasakan semua murid maupun guru. Seperti yang terjadi di SMPN 1 Kepahiang.

Lapak Somplaq | Pusatnya Fashion Terlengkap

Dilansir Radarkepahiang.Id, Rabu (14/10/2020) Kepala SMPN 1 Kepahiang Drs, Sapuandi, M.Pd membenarkan paket internet gratis sudah mereka terima. Disampaikan, masih banyak guru dan pelajar tidak mendapatkan bantuan.

Baca Juga :  5 Penerima Bantuan Kelurahan Pensiunan Kepahiang Dipertanyakan?

“Masih banyak guru dan peserta didik yang tidak mendapatkan atau menerima bantuan kuota internet ini,” terang Sapuandi.

Disampaikan, saat menerima edaran dari Dikbud Kabupaten Kepahiang, mereka langsung melakukan penginputan data dengan mengirimkan nomor ponsel guru dan peserta didiknya.

Tanpa ada satupun yang terlewatkan, semua diusulkan dengan harapan mendapatkan bantuan kuota belajar dari Kemendikbud RI ini.

Baca Juga :  Avanza VS Cayla Terlibat Kecelakaan Di Jalan Lintas Bengkulu

“Sebagian guru dan peserta didik sudah menerima. Tapi masih banyak juga guru dan peserta didik kami yang tidak mendapatkannya,” demikian Sapuandi.

Mengenai hal ini, Kabid Dikdas Dikbud Kabupaten Kepahiang Nining Faweli Pasju, S.Pt, MM hingga kemarin, sama sekali tidak mendapatkan informasi terkait penyaluran bantuan kuota belajar. Baik informasi dari kementerian, maupun informasi dari sekolah atau guru dan peserta didik yang mendapatkannya.

Baca Juga :  Senam “Kaka Enda”Tangkal Covid-19

“Karena sifatnya langsung kepada penerimannya, kami di dinas sama sekali tidak mendapatkan informasi lagi mengenai bantuan kuota belajar ini. Terakhir sekitar 1 bulan lalu, informasi yang kami terima data yang diinput sekolah itu masih verifikasi dan validasi. Tapi ternyata belakangan ini sudah disalurkan dan kami sama sekali tidak mengetahuinya,” singkat Nining.


AG