Mengenal Lebih Jauh JPS, Program Pengaman Pekerja dari Kemnaker

Mengenal Lebih Jauh JPS, Program Pengaman Pekerja dari Kemnaker
Foto dok youtube
SafelinkU | Shorten your link and earn money

CR — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengeluarkan program Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi pekerja. Ini merupakan program jaminan sosial baru dari kementerian untuk meringankan beban pekerja yang terdampak tekanan ekonomi akibat pandemi virus corona atau covid-19.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjelaskan JPS adalah program pengembangan dan perluasan kesempatan kerja. Nantinya, JPS akan terdiri dari program Tenaga Kerja Mandiri untuk penciptaan wirausaha dan padat karya yang bertujuan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Hasil MotoGP Catalunya 2020

Lalu, juga ada program Padat Karya yang merupakan program pemberdayaan masyarakat yang menyasar para penganggur dan setengah penganggur. Misalnya, melalui kegiatan pembangunan fasilitas umum dan sarana produktivitas masyarakat dengan melibatkan banyak tenaga kerja.

Ia meyakini kedua program dapat menjadi stimulus bagi masyarakat dan pelaku industri kecil untuk meningkatkan kreativitas dalam memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia di sekitar. Tujuannya, untuk diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual di pasar domestik.

Baca Juga :  Blokir Ponsel Ilegal Berlaku 15 September

“Kedua program tersebut juga guna mendukung produk-produk kreatif industri kecil yang pada akhirnya dapat membantu masyarakat survive di masa covid-19, bahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di daerah,” ujar Ida, dikutip Kamis (15/10).

Per 2 Oktober, Kemenaker melalui Direktorat Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja telah menyalurkan bantuan program TKM kepada 1.985 kelompok wirausaha dengan melibatkan 39.700 orang dan 1.091 kelompok padat karya dengan melibatkan 21.820 orang.

Baca Juga :  Kenangan Manis Valentino Rossi Balapan di Indonesia

Penerima bantuan tersebut akan mendapatkan pembekalan pelatihan berkelanjutan didampingi langsung oleh Kemenaker. Sebelumnya, Kemnaker juga sudah mengeluarkan program bantuan untuk pekerja berupa BLT subsidi upah sebesar Rp2,4 juta per penerima.

Saat ini, setidaknya sudah ada 11,95 juta pekerja yang mendapat BLT tersebut dengan nilai sebesar Rp1,2 juta per penerima atau setengah dari pagu. Sisanya akan diberikan melalui penyaluran tahap kedua yang rencananya diberikan pada akhir Oktober atau awal November.


CNNIndonesia