Insentif Rp 1,1 Triliun Kartu Prakerja Batal Cair ? Simak Faktanya

Insentif Rp 1,1 Triliun Kartu Prakerja Batal Cair ? Simak Faktanya
Insentif Rp 1,1 Triliun Kartu Prakerja Batal Cair ? Simak Faktanya
Realshtmobi | Shorten your link and earn money

CR — Beredarnya Informasi mengenai insentif Rp 1,1 Triliun kartu prakerja batal cair membuat heboh para peserta kartu prakerja yang telah lolos dan mendapatkan jadwal insentif, lantaran khawatir insentif yang mereka dapatkan akan dibatalkan.

Perlu diketahui Total Rp 1,1 Triliun insentif yang batal cair tersebut adalah kalkulasi dari jumlah peserta yang dicabut kepesertaannya oleh pihak pengelola kartu prakerja.

Lapak Somplaq | Pusatnya Fashion Terlengkap

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Purbasari menjelaskan, total 310.212 peserta yang dicabut kepesertaannya itu merupakan peserta yang berasal dari gelombang 1 sampai gelombang 7.

Baca Juga :  Prakerja Gelombang 10 Belum Dibuka Hari Ini

Jika dipersentasekan, 310.212 orang yang dicabut kepesertaannya tersebut merupakan bagian dari 5,54% dari total keseluruhan peserta penerima kartu prakerja sebanyak 5.597.179 peserta.

Status kepesertaan ini dicabut karena peserta Kartu Prakerja tidak membeli paket pelatihan dalam waktu 30 hari setelah dinyatakan lolos. Dalam Peraturan Permenko No. 11 Tahun 2020 disebut setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak mendapat SMS pengumuman dari Kartu Prakerja.

Setiap pendaftar yang lolos jadi peserta Prakerja akan mendapatkan insentif total Rp 3,55 juta, Jika dikalikan total 310.212 peserta yang dicabut makan akan didapatkan Rp 1,1 Triliun insentif yang tak dicairkan dan akan kembali ke kas negara.

Baca Juga :  Link Pendaftaran Kartu Prakerja Palsu Muncul Lagi! i-super.vip

Direktur Eksekutif PMO Prakerja Denni Purbasari menambahkan, ada potensi sebagian dari penerima yang dicabut itu bisa dipulihkan untuk menjadi peserta lagi di gelombang ke-11 Kartu Prakerja. Hanya saja, pihaknya masih menunggu keputusan Komite Cipta Kerja.

“Yang dicabut sejauh ini 310.212 orang. Kami dari pelaksana menunggu arahan dari komite berapa banyak dari 310.212 orang ini yang akan dipulihkan dan menjadi peserta Kartu Prakerja di gelombang 11. Jadi kami masih menunggu keputusan,” kata Denni dalam seminar Kartu Prakerja untuk Akselerasi Inklusi Keuangan yang disiarkan virtual, Rabu (14/10/2020).

Baca Juga :  Data Kartu Prakerja dan Mitra Pembayaran Berbeda Bagaimana ? Jawaban CS Prakerja

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja Rudy Salahuddin mengatakan, dari kepesertaan yang dicabut itu, pihaknya langsung mengembalikan dana insentif yang dicairkan ke kas negara.

“Yang dicabut kepesertaannya sudah dikembalikan ke Kementerian Keuangan dan Komite Cipta Kerja menunggu, apakah uang tersebut akan dikembalikan untuk gelombang berikutnya.” Tutup Rudy.


AG

Source Detik | CNBC

Youtube ariawanagus