Debat Kedua Batal, Trump-Biden Bikin Acara Pengganti di TV

  • Bagikan
Capres petahana Amerika Serikat Donald Trump dan capres Joe Biden. (AFP/SAUL LOEB)
Capres petahana Amerika Serikat Donald Trump dan capres Joe Biden. (AFP/SAUL LOEB)

Internasional — Debat kedua calon presiden Amerika Serikat dibatalkan setelah petahana Donald Trump keberatan dengan format virtual yang diumumkan Komisi Debat Presiden.

Baik Joe Biden atau Trump pun dilaporkan membuat acara pengganti di televisi.

Trump akan berpartisipasi di balai kota dengan saluran televisi NBC News pada Kamis (15/10) malam waktu setempat.

Ia mengatur acara televisi itu untuk bersaing dengan Joe Biden sebagai pengganti debat presiden. Sementara Biden tampil di saluran televisi ABC. Kedua acara ini dijadwalkan pukul 8 malam.

Melansir CNN, dengan adanya pengganti acara debat ini maka pemilih akan dapat melihat kedua kandidat presiden terlibat satu sama lain dan mendiskusikan masalah.

“Acara tersebut akan berlangsung di luar ruangan dan sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh pejabat kesehatan, juga konsisten dengan semua peraturan pemerintah,” kata Hoda Kotb salah seorang wartawan NBC dalam acara “Today” show yang berlangsung Rabu (14/10).

Baca Juga :  Ahli: Pemerintah Tak Bisa Beri Sanksi Bagi Warga Tak Mau Vaksin

Direktur Klinik National Institutes of Health Clifford Lane mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada NBC News bahwa melalui analisis tes PCR mereka dapat menyimpulkan, dengan tingkat keyakinan yang tinggi Trump tidak menyebarkan virus menular.

Acara di NBC ini akan dimoderatori oleh Savannah Guthrie, yang akan duduk 12 kaki dari Presiden. Peserta yang hadir langsung diwajibkan memakai masker.

Keputusan Trump minggu lalu untuk mundur dari debat kedua menyebabkan Biden dan ABC dengan cepat mengumumkan rencana mereka untuk mengadakan acara pengganti.

Tak lama kemudian, tim Trump mengadakan pembicaraan dengan NBC tentang acara serupa dengan syarat Trump dinyatakan negatif untuk virus corona.

Trump-Biden awalnya dijadwalkan untuk melangsungkan debat kedua pada Kamis malam waktu setempat. Komisi debat menyatakan kemungkinan debat akan dihelat secara virtual mengingat Trump baru saja didiagnosa terinfeksi corona.

Baca Juga :  Daftar Santunan Korban Sriwijaya Air SJ 182

Trump tidak terima dengan hal tersebut. Pekan lalu Trump berkata bahwa dia tidak mau membuang waktunya jika debat dilangsungkan virtual.

“Saya tidak akan melakukan debat virtual. Saya tidak akan membuang waktu saya untuk debat virtual,” kata Trump di Fox Business kala itu.

Di sisi lain, Biden juga angkat suara tentang jadwal debat kedua setelah diagnosis positif corona Trump. Ia melontarkan tanggapannya dalam perbincangan dengan wartawan usai pidato di Gettysburg .

“Saya tidak sabar untuk bisa mendebatnya, tapi saya hanya berharap semua protokol diikuti,” kata Biden.

Pemilihan Presiden AS akan berlangsung sebentar lagi. Berbagai jajak pendapat telah dilakukan dan banyak yang memenangkan Biden. 

Melihat hal tersebut Trump tidak terima dan semakin gencar melakukan kampanye. Apalagi dia sempat berhenti selama sekitar 7 hari karena dirawat akibat terinfeksi Covid-19.


CNNIndonesia

  • Bagikan
Positive SSL