Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 11 Dibuka ? Ini Penjelasan Komite Cipta Kerja

SafelinkU | Shorten your link and earn money

CR — Meski saat ini jumlah peserta sudah memenuhi target 5,6 juta orang, Pemerintah membuka peluang pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Tim pelaksana Komite Cipta Kerja Rudy Salahudin.

“Intinya kami terbuka apabila akan menggelar gelombang 11. Namun, akan ada time limitnya (batas waktu),” ujarnya dalam acara diskusi virtual, Rabu (14/10/2020) dilansir okezone.com

Baca Juga :  Cara Daftar Pelatihan Skill Academy Prakerja

Menurut Rudy, peluang terbukanya kembali pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11 karena ada peserta yang dicabut kepesertaannya.

Misalnya, karena para peserta tidak membelanjakan dana yang disediakan untuk membeli paket pelatihan. Padahal para peserta Kartu Prakerja harus membelanjakan Rp1.000.000 untuk membeli paket pelatihannya maksimal 30 hari setelah dana diterima.

Pencabutan status kepesertaan itu mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020. Dalam beleid tersebut diterangkan, penerima kartu pra kerja yang tidak memilih pelatihan dalam waktu 30 hari akan digugurkan sebagai peserta.

Baca Juga :  Solusi Insentif Gagal Gel 4-7 | Dan Gel 1-3 Insentif Belum Cair | Langsung Dari CS Prakerja

Dari kepesertaan yang dicabut itu, dana yang tak terpakainya akan dikembalikan kepada bendahara negara. Atau opsi lainnya adalah mengupayakan agar insentif milik peserta yang gugur dapat digunakan untuk membuka gelombang lanjutan.

Hingga saat ini tercatat ada sekitar, 310.212 yang status kepesertaannya dicabut karena beberapa hal. Meski demikian pihaknya masih menunggu keputusan Komite Cipta Kerja terkait gelombang baru tersebut.

Baca Juga :  Gelombang 10 Prakerja sudah dibuka

Pihaknya pun mengaku sudah siap jika mendapatkan perintah untuk membuka kembali pendaftaran peserta kartu pra kerja gelombang 11.


AG

Source okezone