11 Persen Peserta Prakerja Diklaim Keluar Dari Jerat Pengangguran

Realshtmobi | Shorten your link and earn money

CR — Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni P Purbasari mengungkap dampak Kartu Prakerja sudah mulai dirasakan sejak program ini dijalankan April lalu.

Ia mengklaim 11 persen dari peserta Prakerja yang semula menganggur kini telah memiliki pekerjaan atau berwirausaha. Kemudian, 47 persen peserta yang terkena PHK, bisa kembali bekerja di tengah pandemi covid-19.

Lapak Somplaq | Pusatnya Fashion Terlengkap
Baca Juga :  Insentif Gagal Cair, Jadi Momentum Evaluasi Kartu Prakerja

“Jadi bisa dikatakan Kartu Prakerja membantu mempertahankan status pekerjaan dan mengurangi pengangguran,” ujarnya dalam webinar bertajuk Sinergi Program Prakerja untuk Akselerasi Inklusi Keuangan, Rabu (14/10).

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni P Purbasari mengungkap dampak Kartu Prakerja sudah mulai dirasakan sejak program ini dijalankan April lalu.

Baca Juga :  Pengumuman Penerimaan Kartu Prakerja Gelombang 10 Siang Ini Pukul 12.00 WIB

Ia mengklaim 11 persen dari peserta Prakerja yang semula menganggur kini telah memiliki pekerjaan atau berwirausaha. Kemudian, 47 persen peserta yang terkena PHK, bisa kembali bekerja di tengah pandemi covid-19.

“Jadi bisa dikatakan Kartu Prakerja membantu mempertahankan status pekerjaan dan mengurangi pengangguran,” ujarnya dalam webinar bertajuk Sinergi Program Prakerja untuk Akselerasi Inklusi Keuangan, Rabu (14/10).

Baca Juga :  Solusi Insentif Gagal Gel 4-7 | Dan Gel 1-3 Insentif Belum Cair | Langsung Dari CS Prakerja

Setelah mendaftar sebagai peserta Prakerja, sekitar 78 persen di antaranya memilih membuka dompet digital ketimbang rekening bank.

“Hanya dalam waktu kurang dari 7 bulan, mereka sekarang punya e-wallet atau rekening bank. Itu ekuivalen dengan 728 ribu orang. Sebelumnya mereka enggak ada apa-apa,” tandasnya.


CNNIndonesia