Tidak Didata Bantuan BPUM, Warga Kabupaten Kepahiang Datangi Kantor Disperindag

Tidak Didata Bantuan BPUM, Warga Kabupaten Kepahiang Datangi Kantor Disperindag
Foto/Reka RK: Warga Tebat Monok Kabupaten Kepahiang saat berada di Kantor Disperindag Kepahiang, Kamis (01/10/2020).
Realshtmobi | Shorten your link and earn money

Kepahiang Akmal Nur Hidayat (28) warga Desa Tebat Monok. Ia mendatangi kantor Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kamis (01/10/2020) mempertanyakan terkait penyaluran Bantuan pemerintah pusat untuk Usaha Mikro (BPUM).

Ia menuturkan, banyak warga di desanya yang memiliki usaha seperti warung, depot bunga dan usaha mikro tidak mengetahui adanya bantuan tersebut.

Lapak Somplaq | Pusatnya Fashion Terlengkap
Baca Juga :  Miliki Sabu, Biduan Cantik Diringkus

“Beberapa keluarga saya yang memiliki usaha mikro baru tahu bawasannya ada bantuan BPUM ini, bahkan mereka tidak didata. Lalu ada pula warga yang tidak kelihatan apa usahanya malah tersiar kabar mendapatkan bantuan ini, bagaimana sistem pendataan yang dilakukan,” ujar Akmal.

Menanggapinya, Kadis Perdagangan, Kop dan UKM Kabupaten Kepahiang, H. Husni Thamrin menerangkan jika BPUM tersebut sudah dilakukan pendataan sejak Agustus lalu yang melibatkan pihak desa dan kelurahan. Pendataannya menyasar warga yang memiliki usaha mikro maupun ultra mikro yakni usaha kecil.

Baca Juga :  30 Wartawan Bengkulu Ikuti Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Awak Media Massa

“Jadi kami hanya menerima data dari pihak desa dan kelurahan, baru kemudian diajukan ke pusat. Bahkan untuk melakukan verifikasi dan validasi sesuai ketentuan syarat wewenang pusat,” ujar Husni.


AG

Source Radarkepahiang