Cerita Pilu Dibalik Isolasi Dijalani 3 Pegawai Dinkes Kepahiang

Foto/Dika RK : Salah satu staf Dinkes Kepahiang menjalani isolasi di kantor Dinkes Kepahiang yang sudah sengaja ditutup sementara. Dia beraktivitas sekaligus berjemur di bawah terik matahari pagi.
Foto/Dika RK : Salah satu staf Dinkes Kepahiang menjalani isolasi di kantor Dinkes Kepahiang yang sudah sengaja ditutup sementara. Dia beraktivitas sekaligus berjemur di bawah terik matahari pagi.
SafelinkU | Shorten your link and earn money

Kepahiang — Menjadi bagian dari staf Dinkes Kabupaten Kepahiang, MD warga Jalan Baru Kecamatan Kepahiang sudah berperan banyak melakukan penanganan terhadap masyarakat yang sebelumnya divonnis sebagai pasien positif Covid-19.

Sekarang, dirinya justru menjadi pasien Covid 19. Pantauan RK di lokasi (tetap dengan menjalankan protokol kesehatan,red), di bawah terik matahari pukul 10.00 WIB, Senin (28/09/2020) MD terlihat sedang melakukan aktifitas layaknya orang normal.

Memanfaatkan fasilitas seadanya, MD menjemur pakaian yang baru saja dicuci. Di kantor Dinkes, dirinya menjalani isolasi bersama 2 rekannya FA (24) dan RT (38).

Baca Juga :  Rencana PSBB Bengkulu di Dukung DPRD

“Selain saya ada 2 pegawai Dinkes lainnya yang juga isolasi di sini (Dinkes),” terangnya.

Dia sudah 3 hari menjalani isolasi di kantor Dinkes. Pria kelahiran Cinta Mandi 18 Januari 1990 itu mengaku, tak punya pilihan untuk sementara waktu terpaksa terpisah dahulu istri dan anaknya yang baru berusia 2,5 tahun.

“Sedangkan dengan kondisi yang ada, sangat tidak memungkinkan bagi saya untuk menjalani proses isolasi mandiri di rumah,” ujar MD.

Dalam kesempatan ini, dia merasa sedih dan kecewa dengan masyarakat di sekitar kantor Dinkes.

Baca Juga :  Update Covid-19 Bengkulu: 2 Kasus Positif Baru

“Saat melihat saya, sama dengan melihat hantu dan langsung lari ketakutan. Padahal sebelum saya positif, saya sudah berulang kali antar jemput masyarakat yang diketahui positif Covid. Saya juga tahu dan faham, tidak mungkin saya berniat jahat dan dengan sengaja menularkannya dengan orang lain,” sedih MD.

Sementara FA rekannya, juga menyampaikan hal yang sama. Dia menyayangkan, hingga kemarin belum mendapat perhatian dari Satgas dan Pemkab.

Baca Juga :  Diduga Cabuli Anak Di Bawah Umur, Pria Asal Bengkulu Dilaporkan Polisi

“Kami tidak minta apa – apa, tapi setidaknya kunjungi kami dan tanyakan apa saja kebutuhan kami selama masa isolasi ini,” singkatnya.

Sebagai gambaran, bermula dari Sekretaris terkini sudah 12 ASN dan THL staf Dinkes Kabupaten Kepahiang sudah ditetapkan positif Covid 19.


AG

Dilansir Radarkepahiang.id