Segera Daftar! Gelombang 10 Prakerja Ditutup Hari Ini Pukul 12.00 WIB

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10 Dibuka Kamis 24 September, dengan Kuota 200 Ribu
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10 Dibuka Kamis 24 September, dengan Kuota 200 Ribu
SafelinkU | Shorten your link and earn money

Nasional — Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja akan menutup pendaftaran gelombang 10 pada Senin (28/9). Penutupan bakal dilakukan pada pukul 12.00 WIB.

Head of Communications PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan jumlah kuota yang disediakan untuk pendaftaran gelombang 10 sebanyak 116.261 orang. Jumlah tersebut merupakan sisa kuota yang tersedia.

“Gelombang 10 akan ditutup hari ini pukul 12.00 WIB,” ungkap Louisa dilansir CNNIndonesia.com, Senin (28/9).

Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 10 secara resmi dibuka pada Sabtu (26/9) pukul 12.00 WIB. Pendaftaran bisa dilakukan melalui laman resmi www.prakerja.go.id.

Baca Juga :  Ditutup Besok, Kuota Gelombang 10 Prakerja Hanya 116.216 Peserta

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pendaftaran program Kartu Prakerja pertama kali dilakukan pada 11 April 2020. Sejauh ini, sudah terserap 98 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 5,59 juta orang.

“Total penerima Kartu Prakerja setelah ditutupnya pendaftaran gelombang 9 pada 21 September telah mencapai 5,48 juta atau 98 persen dari kuota 2020 yang sebanyak 5,59 juta orang,” kata Airlangga.

Oleh karena itu, pemerintah hanya memiliki sisa kuota sebanyak 116.261 orang pada pendaftaran gelombang 10 ini. Jika semuanya terserap, maka target kuota akan tercapai.

Baca Juga :  Bolehkah Mengganti Rekening Prakerja

“Dengan demikian lengkaplah total kuota penerima Kartu Prakerja tahun anggaran 2020,” ujar Airlangga.

Airlangga memaparkan jumlah pendaftar Kartu Prakerja per 25 September 2020 pukul 09.00 WIB mencapai 30,04 juta. Jumlahnya enam kali lipat dari kuota penerima tahun anggaran 2002.

“Jumlah pendaftar yang besar dan mencakukp semua kabupaten/kota dalam waktu kurang dari 7 bulan ini tidak hanya mengindikasikan minat atau kebutuhan yang tinggi terhadap program, namun juga akses masyarakat terhadap minat yang mudah,” jelas Airlangga.

Baca Juga :  Konten Media Online Distempeli ‘Hoaks’, Dinas Kominfo Diadukan ke Dewan Pers

Sementara, pemerintah telah mencabut kepesertaan untuk 189.436 orang dari program Kartu Prakerja gelombang 1-9 yang berjumlah 5,48 juta orang. Dari pencabutan tersebut, sebanyak Rp672,49 miliar telah dikembalikan ke rekening kas umum negara (RKUN).

Diketahui, setiap penerima Kartu Prakerja wajib menggunakan bantuan untuk mengikuti pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak menerima Kartu Prakerja. Jika tidak maka kepesertaannya akan dicabut.


CNNIndonesia