6 Fakta Pekerja Tak Dapat BLT dan Minta Dikembalikan

SafelinkU | Shorten your link and earn money

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mencairkan subsidi gaji sebesar Rp1,2 juta untuk pekerja yang memenuhi syarat. Artinya tidak semua pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta dapat menerima bantuan tersebut.

Tercatat 1,7 juta pekerja gagal menerima BLT tersebut. Kemaker pun meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk memverivikasi ulang data pekerja yang belum lolos tersebut.

Tak hanya itu, Menaker Ida Fauziyah juga meminta kepada pekerja yang sudah menerima tapi ternyata tidak sebenarnya tidak memenuhi syarat, diharapkan mengembalikan bantuan sosial tersebut.

1. 1,7 Juta Pekerja Tidak Layak Terima Bansos

Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto mengatakan, terdapat 1,7 juta data peserta yang tidak memenuhi kriteria yang tertuang dalam Permenaker 14 Tahun 2020, sehingga dipastikan tidak berhak menerima BSU.

Baca Juga :  1 Ramadhan 2020 / 1441 H Jumat 24 April Menurut Muhammadiyah

2. Varifikasi Data Berlapis

BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) menyatakan setiap data nomor rekening yang diserahkan telah melalui tahapan validasi berlapis. Hal ini untuk memastikan penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT ini tepat sasaran.

3. 1,2 Juta Data Diproses Ulang

“Sekitar 1,2 juta data masih dalam proses validasi perbankan dan konfirmasi ulang kepada pemberi kerja. Data yang dikonfirmasi ulang seperti nomor rekening yang tidak aktif karena ditutup, dibekukan, nama tidak sesuai nomor rekening, data nomor rekening tidak sesuai catatan kepesertaan BP Jamsostek atau kepesertaannya lebih dari satu, telah kita kembalikan kepada pemberi kerja. Kami harap perusahaan berusaha secepat mungkin untuk menyampaikan data konfirmasi tersebut,” ucap Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto.

Baca Juga :  Bagaimanakah Cara Mendapatkan Syafaat Nabi?

4. Akhir September Data Penerima Subsidi Gaji Selesai

BP Jamsostek menyerahkan data secara berkala ini ditargetkan rampung pada akhir bulan September 2020. Hal ini dilakukan untuk mempermudah proses pengecekan dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan program BSU.

Adapun BP Jamsostek telah mengumpulkan 14,7 juta nomor rekening sejak pertengahan bulan Agustus 2020.

“Untuk nomor rekening yang telah disampaikan dan kami kembalikan karena perlu dikonfirmasi, kami masih menunggu hasil konfirmasi ulang tersebut sampai akhir bulan September,” kata dia.

5. Menaker Minta Bansos Dikembalikan

Menteri Ketenagkerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan untuk pekerja yang sebenarnya tidak memenuhi syarat Permenaker Nomor 14 Tahun 2020, diminta segera mengembalikannya.

Baca Juga :  Sekolah Dibuka Mulai Juli? Boleh Saja, Tapi Ada Syaratnya

“Yang bersangkutan wajib mengembalikan bantuan tersebut ke rekening kas negara,” tegas Ida, beberapa waktu lalu.

6. Update Penyaluran BLT

Data per 18 September 2020 menunjukkan, realisasi penyaluran tahap I telah mencapai 2.484.429 orang atau 99,38% dari total penerima tahap I sebanyak 2,5 juta orang.

Kemudian, untuk tahap II, penyalurannya telah mencapai 2.980.346 orang atau 99,34% dari total penerima tahap II sebanyak 3 juta orang. Sedangkan untuk tahap III telah mencapai 3.069.442 orang atau 87,70% dari total 3,5 juta orang.

Alhamdulillah, penyaluran bantuan subsidi upah bagi para pekerja telah berjalan dengan baik. Dari tahap I sampai tahap III penyalurannya sudah mencapai angka 8.534.217 orang atau sekitar 94,82% dari total 9 juta orang penerima,” kata Ida.


Okezone