Prakerja Gelombang 10 Belum Dibuka Hari Ini

  • Bagikan
Prakerja Gelombang 10 Belum Dibuka Hari Ini
Prakerja Gelombang 10 Belum Dibuka Hari Ini

CR — Tidak seperti biasanya ketika selesai pengumuman lolos pada gelombang sebelumnya, maka pihak manajemen kartu prakerja membuka gelombang selanjutnya.

Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja menyatakan belum akan membuka pendaftaran untuk gelombang 10 hari ini, Kamis (24/9/2020).

Pasalnya, PMO masih melakukan proses seleksi untuk gelombang 9 lantaran jumlah peminatnya yang mencapai 5,9 juta orang.

“Pendaftaran gelombang 10 beserta kuotanya akan kami umumkan segera. Saat ini kami masih fokus menyelesaikan proses seleksi gelombang 9 dulu,” ujar Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu Dilansir Kompas.com.

Louisa pun enggan mengungkapkan waktu PMO bakal mengumumkan pembukaan pendaftaran untuk gelombang 10. Sebab, institusi tersebut masih fokus melakukan seleksi gelombang 9.

Baca Juga :  455 Pendukung RS Ditangkap, 7 Tersangka

“Tidak ada komentar tentang gelombang 10 karena belum diputuskan,” ujar dia.

Adapun dalam gelombang 10 ini jumlah peserta yang akan disaring masih belum pasti. Namun demikian, jumlah peserta yang akan disaring akan ada di kisaran 200.000 orang.

Sementara itu, ada kemungkinan jumlah peserta pada gelombang 10 mendatang lebih dari 200.000.

“Bisa saja (jumlah peserta lebih dari 200.000),” ujar dia kepada Kompas.com. Sebab, ada 180.000 peserta yang status kepesertaannya telah dicabut oleh PMO. Alasannya, para peserta tersebut tidak memilih pelatihan pertama lewat 30 hari setelah lolos seleksi.

“Kemarin kami memutuskan kepesertaan lebih dari 180.000 orang karena tidak memilih pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah lolos seleksi,” ujar Louisa.

Baca Juga :  Kisah Nabi Musa yang Menampar Malaikat Maut

Untuk diketahui, peserta Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif berupa bantuan dari pemerintah sebesar Rp 3,55 juta. Rinciannya, peserta akan mendapatkan uang bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta, insentif pasca-pelatihan Rp 600.000 per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp 50.000 untuk tiga kali.

Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 20 triliun untuk program tersebut. Dari total anggaran pelaksanaan Rp 20 triliun, rinciannya sebesar Rp 5,6 triliun untuk biaya pelatihan, insentif sebesar Rp 13,45 triliun, dana survei Rp 840 miliar, dan PMO Rp 100 juta.


Editor AG

Source Kompas.com

  • Bagikan
Positive SSL