Perhatian Nabi Muhammad SAW Kepada Sahabat yang tak Dikenal

Realshtmobi | Shorten your link and earn money

IslamiRasulullah tidak pernah memandang status sosial sahabat yang disayanginya. Rasulullah akan menyayangi semua sahabatnya, terutama bila ia bertakwa kepada Allah dan rela berjihad di jalan Allah.

Sahabat yang yang dicintai, disayangi Rasulullah di kalangan orang biasa adalah Julaibib. Rasulullah begitu cemas mencarinya di akhir peperangan karena ia tidak berada di dalam barisan pasukan.

Lapak Somplaq | Pusatnya Fashion Terlengkap

Dituliskan Aan Wulandari dalam bukunya “Kisah Istimewa Asmaul Husna” suatu ketika setelah peperangan, Rasulullah  meminta para sahabat untuk mencari Siapa saja yang Syahid di jalan Allah. Beberapa nama disampaikan oleh para sahabat. Namun, Rasulullah masih terus mencari.

Baca Juga :  Agar Rumah Tangga Harmonis, Baca Doa ini biar Suami Tak Tergoda Wanita Lain

“Ada seorang sahabat yang belum ditemukan,” katanya.

Rasulullah pun berkata, “Sesungguhnya aku telah kehilangan seorang sahabatku Julaibib. Carilah dia,” katanya.

Julaibib RA adalah pemuda dari kaum Anshar. Dia bukan orang yang terkenal. Perawakannya tidak tegap dan kuat, wajahnya pun jauh dari kata tampan. Dia juga tak punya harta, ia hanya seorang pemuda miskin.

Namun, Rasulullah SAW tahu bahwa dia adalah seorang yang sangat bertaqwa. Rasulullah selalu memperhatikan Julaibib. Ketaatan Julaibib pada Allah dan Rasulnya membuat Rasulullah SAW sangat mencintainya.

Baca Juga :  Islam Pun Membenci Perbuatan Pelakor, Ini Azab Pedih Bagi Mereka

Begitu sayangnya Rasulullah kepada Julaibib, sampai urusan jodoh Rasulullah yang mencarikannya.  Satu hari, Rasulullah SAW meminangkan seorang wanita dari keluarga terhormat untuk Julaibib. Kedua orang tua sang wanita tak rela menikahkan putrinya dengan pemuda yang tidak tampan, juga tidak punya harta harta lagi kedudukan.

Namun, sifat putrinya sangat berbeda dengan kedua orang tuanya. Begitu putrinya tahu bahwa yang meminang adalah Rasulullah SAW, dia mengutip surat Al-Ahzab ayat 36 tidak pantas bagi mereka menolak ketetapan dari Allah dan Rasul-Nya.

Maka diterimalah pinangan itu dan berlangsung pernikahan di antara julaibib dengan Sang Putri belum nama dari acara pernikahan, datanglah Panggilan Jihad. Tanpa ragu, Julaibib berangkat ke medan perang.

Baca Juga :  Benarkah Al Quran Turun Tanggal 17 Ramadhan?

Tak ada orang yang memperhatikan Julaibib saat berperang. Ketika dia tak adapun, para sahabat tidak mengetahuinya. Mereka baru sadar, ketika Rasulullah memerintahkan para sahabat untuk mencari Julaibib.

Setelah pencarian itu, tak lama jasad Julaibib dikelilingi oleh tujuh orang kafir. Julaibib telah membunuh tujuh orang kafir itu sebelum dirinya terbunuh. Dengan penuh kasih, Rasulullah mengangkat jasad Julaibib dan menyandarkan di lengannya.


Republika