Mahasiswa Bengkulu Dianiaya

korban penganiayaan
korban penganiayaan (Dok Rakyatbengkulu.com)

BENGKULU – Fiter Anjasko (19), warga Kelurahan Pematang Gubernur Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu menjadi korban penganiayaan yang dilakukan orang yang baru dikenal korban. Kejadian ini dilaporkan korban ke pihak kepolisian, Rabu (16/9) malam.

Dijelaskan korban, peristiwa yang dialaminya berawal saat korban menerima pesan WhatsApp dari pelaku yang tak lain adalah kekasih dari mantan pacar korban. Pelaku menuduh korban menghubungi pacarnya yang merupakan mantan korban. Kemudian pelaku mengajak korban untuk bertemu di kawasan Bandaraya Kelurahan Pematang Gubernur Kota Bengkulu.

Baca Juga :  RS Curup Segera Layani Tes PCR Corona

“Awalnya dia menuduh saya menghubungi pacar dia, kemudian dia ngajak ketemu. Ya saya temui di salah satu warung di kawasan jalan Bandaraya. Saya tidak kenal dengan dia, baru kali itu ketemu,” ungkap korban, Kamis (17/9).

Baca Juga :  Provinsi Bengkulu Harus Miliki Pengembangan Daerah Berbasis Hutan

Setelah saling bertemu, korban dan pelaku sempat terlibat cekcok. Kemudian, korban yang menggunakan sepeda motor ingin bergerak pulang ke rumah. Di tengah jalan, pelaku kemudian mengejar korban dengan menggunakan mobil dan langsung menghadang jalan korban. Lalu pelaku langsung turun dan mencekik korban menggunakan tangan, memukul dan membanting korban ke aspal hingga tangan korban terkilir.

Baca Juga :  TK, SD/SMP Sebaiknya Jangan Dulu KBM Tatap Muka, Sampai Zacky

“Pas mau pulang saya dikejar dan dihadang di jalan. Dia turun langsung cekik dan memukul,” tambah korban.

Akibat kejadian tersebut korban terkilir pada pergelangan tangan dan beberapa luka di bagian badan. Peristiwa tersebut telah dilaporkan korban ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.


Editor AG

[Rakyatbengkulu]