Program Kartu Prakerja Cuma Sampai Gelombang 10

Program Kartu Prakerja Cuma Sampai Gelombang 10
Program Kartu Prakerja Cuma Sampai Gelombang 10

Nasional — Seperti sudah kita ketahui bahwa pendaftaran program kartu prakerja sudah mencapai gelombang 8 yang resmi ditutup pada 14 September 2020 lalu.

Perlu diketahui jika target penerimaan Kartu Prakerja hanya sebanyak 5,6 juta orang dimana jumlah total hingga gelombang 8 sendiri sudah mencapai 4,6 juta peserta. Berarti sisa kuota kartu hanya 1 Juta orang lagi.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menuturkan hal tersebut lantaran pemerintah belum memutuskan penambahan jumlah target penerima manfaat pada tahun ini. 

Baca Juga :  Jadwal Minggu Pertama Liga Inggris 2020/2021

“Memang dengan gelombang 8 kemudian kan peserta Kartu Prakerja akan menambah 800 ribu lagi dari 3,8 juta menjadi 4,6 juta peserta, sementara Rp20 triliun (dana Prakerja tahun ini) itu kuotanya untuk 5,6 juta orang berarti kan tinggal satu juta orang lagi,” ujarnya dalam diskusi virtual bersama media, Selasa (15/9).

Baca Juga :  Jadwal Liga Inggris

Dari sisa 1 juta kuota tersebut, lanjut Denni, 800 ribu di antaranya akan dialokasikan untuk pendaftaran gelombang 9 mendatang. Dengan demikian masih tersisa 200 ribu kuota penerima Kartu Prakerja pada tahun ini.

Nantinya, pada pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 10, diperkirakan jumlah yang mendaftar akan bertambah lantaran banyak peserta yang gugur selama proses pelatihan berjalan.

Pasalnya, dalam Peraturan Menko Perekonomian nomor 11/2020 tentang perubahan peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 Tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja, disebutkan bahwa peserta dapat gugur jika tidak memanfaatkan bantuan pemerintah dalam waktu 30 hari.

Baca Juga :  Daftar Kesalahan yang Menghambat Pencairan Insentif Prakerja

“Apabila tidak menggunakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah dalam waktu 30 hari maka akan dicabut kepesertaannya. Nah, ketika dicabut kepesertaan ini kan berarti ada, katakanlah uang yang tidak dipakai itu kemudian bisa kami alokasikan untuk merekrut peserta-peserta baru,” terangnya.


Editor AG

[CNNIndonesia]