Belasan Karyawan PT TUMS Kepahiang Ditreacing

KepahiangBS (28) warga Kelurahan Tangsi Baru Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang sekaligus karyawan PT Trisula Ulung Mega Surya (TUMS) diketahui menjalani isolasi ke rumah isolasi yang disediakan Pemkab Kepahiang.

Sebagai tindaklanjut, tim mencatat 23 orang di sekitar pasien sudah melakukan kontak erat hingga membutuhkan perhatian khusus. Dalam upaya penelusuran riwayat kontak pasien BS, Dinkes Kepahiang menurunkan tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P3).

Baca Juga :  Dinyatakan Sembuh, PDP di Muba Meninggal, Setelah Empat Hari Pulang ke Rumahnya

Hasilnya, 4 anggota keluarga dan tetangga pasien, serta 19 karyawan PT. TUMS akan diambil Swab karena sudah melakukan kontak. Hingga Senin (14/09/2020) sudah 15 orang dilakukan pengambilan sampel Swab.

Terdiri dari 4 anggota keluarga dan tetangga pasien, serta 11 orang rekan kerja pasien. Sisanya 8 karyawan PT. TUMS lainnya secara bertahap tetap akan dilakukan pengambilan sampel Swab.

Baca Juga :  ASN Tetap Mudik , Akan Kena Sanksi Berat Menanti

“Besok (Hari ini, red) bersamaan dengan proses pendataan riwayat kontak dan perjalanan pasien yang masih berlangsung, treacing akan tetap dilanjutkan kembali,” sampai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang, H. Tajri Fauzan, M.Si.

Terkait dengan pasien 15 Covid 19 Kabupaten Kepahiang di atas, pihaknya memindahkan pasien ke rumah isolasi di Puskesmas Kabawetan. Hal ini dilakukan lantaran hunian pasien tidak layak, dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri.

Baca Juga :  Jadwal Imsak, Buka Puasa dan Sholat Kota Kepahiang dan bengkulu 25 April 2020

“Bukan hanya pasiennya saja, istrinya juga diisolasi di rumah isolasi Puskesas Kabawetan. Dengan demikian proses isolasinya bisa berlangsung aman dan terjamin. Bahkan potensi penularannya juga bisa lebih diminimalisir,” demikian Tajri.


Editor AG

[Radarkepahiang]