Joan Mir Bakal Kenang Momen Salip Valentino Rossi

MotoGP — Pembalap Suzuki Joan Mir mengaku akan mengenang momen dirinya menyalip Valentino Rossi untuk finis ketiga pada MotoGP San Marino, Minggu (13/9) waktu setempat.

Mir memulai balapan dari posisi kedelapan. Pembalap berusia 23 itu menjalani balapan yang mengesankan hingga akhirnya bisa menempati posisi keempat.

Di lap terakhir, Mir melakukan manuver brilian dengan melewati Rossi. Ia berhasil melewati The Doctor di tikungan sepuluh Sirkuit Misano dan mengakhiri balapan dengan finis ketiga di belakang Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia.

“Lap terakhir bersama Valentino, saya tidak akan pernah lupa. Itu sebuah manuver yang bagus. Saya minta maaf kepada dia [Rossi] karena dia balapan dengan baik, tetapi hari ini adalah hari saya,” ujar Mir seperti dilansir Crash.

Baca Juga :  Honda Kurang Puas dengan Penampilan Marc Marquez dan Pol Espargaro  
Italy's Valentino Rossi rides his Yamaha during the fourth practice session for Sunday's San Marino Motorcycle Grand Prix at the Misano circuit in Misano Adriatico, Italy, Saturday, Sept. 12, 2020. (AP Photo/Antonio Calanni)
Valentino Rossi gagal naik podium di MotoGP San Marino. (AP/Antonio Calanni)

Keberhasilan naik podium di MotoGP San Marino turut mengerek posisi Mir di klasemen pembalap. Pembalap asal Spanyol itu saat ini menempati posisi keempat klasemen sementara.

Mir mengoleksi 60 poin dari enam seri MotoGP 2020 yang sudah berlangsung. Ia hanya terpaut 16 poin dari posisi puncak yang ditempati pembalap Ducati Andrea Dovizioso.

Baca Juga :  Franco Morbidelli Enggan Tiru Perjalanan Karier Orang Lain

Dengan delapan seri tersisa, Mir berpeluang besar terus naik di klasemen sementara. Syaratnya, Mir harus konsisten di sisa musim ini.

“Saya melihat diri saya di posisi keempat yang mana itu suatu hal bagus. Saya benar-benar dekat dengan posisi pertama tetapi Anda lihat ke belakang dan ada melihat banyak pembalap bagus dengan tidak banyak poin. Apapun bisa terjadi,” kata Mir.

“Semua pembalap begitu kuat sehingga penting untuk tetap bertarung meraih podium. Jika kami bisa melakukannya maka segala hal bisa terjadi.”

Cakrawala Rafflesia