Ancol Tutup Sementara Mulai 14 September

  • Bagikan
750272bb 657847 720

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai langkah kebijakan rem darurat (emergency brake policy) untuk menekan penularan Covid-19.

Menindaklanjuti hal itu, Manajemen Taman Impian Jaya Ancol menyatakan akan menutup sementara kawasan rekreasi yang meliputi pantai, Dunia Fantasi, Sea World dan Ocean Dream Samudra per Senin (14/9/2020) mendatang.

“Manajemen Taman Impian Jaya Ancol menghargai keputusan tersebut dan sepenuhnya mendukung dan akan melaksanakan arahan tersebut guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang akhir-akhir ini mengalami peningkatan dalam penyebarannya,” ujar Head Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Rika Lestasi melalui keterangan tertulisnya, Jumat (11/9/2020).

Baca Juga :  Bolehkah Suami Panggil Istri dengan Sebutan Umi Dalam Islam?

Rika menginformasikan kepada seluruh pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket secara daring/online masih dapat digunakan sampai dengan Minggu tanggal 13 September 2020.

Namun demikian, bagi pengunjung yang belum dapat menggunakan tiket sampai tanggal tersebut maka masa berlaku tiket dapat digunakan sampai dengan 30 Juni 2021, dengan sistem resevasi terlebih dahulu.

Selain itu, bagi pengunjung yang memiliki Annual Pass (Ancol, Dunia Fantasi, Sea world Ancol, dan Ocean Dream Samudra), masa aktifnya akan dibekukan dan pengunjung akan mendapatkan perpanjangan masa periode sesuai dengan jumlah hari pembatasan wilayah dan usia serta jumlah hari Ancol tutup mulai tanggal 14 September 2020.

Baca Juga :  10 Aplikasi Ebook Gratis 2021 yang wajib kalian miliki

“Kita berharap semoga pandemi ini segera berakhir dan dapat beraktifitas kembali,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menerapkan kembali PSBB, sebagai langkah kebijakan rem darurat (emergency brake policy) untuk menekan penularan pandemi Covid-19.

Anies menjelaskan, mulai Senin (14/9/2020), seluruh kegiatan kembali dikerjakan di rumah. Terkecuali 11 sektor usaha industri seperti yang telah disampaikan pada masa PSBB sebelum transisi.

“Beribadah di rumah, bekerja di rumah dan berkegiatan di rumah,” ucapnya.


[Okezone]

  • Bagikan
Positive SSL