Pengelola Mal Desak Anies Batalkan PSBB Total

  • Bagikan
202f4c28 unnamed

Jakarta — Dewan Pembinaan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membatalkan rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total. Pasalnya hal tersebut akan berdampak buruk bagi kelangsungan bisnis mal di Jakarta.

Terlebih, mereka juga punya terkena beban peningkatan pungutan perpajakan di ibu kota mulai dari pajak parkir, pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga pajak penerangan jalan.

“Ekonomi kita yang sudah mulai gerak sedikit pasti anjlok lagi. Apalagi semua naik. PBB naik, pajak parkir naik, pajak penerangan jalan umum juga. Sekarang mau ditutup lagi. Menurut saya berat banget buat mall,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com Kamis (10/9).

Menurut Stefanus pemerintah harusnya memperketat penerapan sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan di DKI Jakarta. Sebab akan percuma jika kerumunan masih terjadi di mana-mana ketika aktivitas perkantoran dan pusat perbelanjaan ditutup.

Baca Juga :  Konten Media Online Distempeli ‘Hoaks’, Dinas Kominfo Diadukan ke Dewan Pers

“Kalau kami pengen Pak Gubernur batalin. Saya kira masalahnya di penerapan sanksi. Kalau bisa jam malam saja karena yang tak terkontrol kan jam malam ya. Hal-hal seperti ini yang seharusnya ditingkatkan pengawasannya,” imbuhnya.

Di sisi lain, kata Stefanus, penerapan PSBB total juga akan sangat merugikan para tenant pusat perbelanjaan yang sudah mengeluarkan modal besar untuk menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

“Ada PSBB lagi semangatnya jadi ilang. Lihat juga tuh jerih payahnya tenant untuk menata protokol kesehatan secara benar sebaik mungkin. Tapi kalau jeri payah ini enggak dilihat kan kasian. Pelanggaran banyak di luar mall mereka yang kena,” imbuhnya.

Baca Juga :  Facebook akan izinkan pembuat konten dapatkan uang dari video pendek

Ia hanya bisa berharap jika PSBB benar-benar kembali diberlakukan pengusaha mall tidak akan gulung tikar di tahun ini. Soalnya saat ini kondisi keuangan mereka sudah sangat terpuruk.

“Saya kira semua sudah terasa berat sekarang. Saya harap enggak ada yang gulung tikar tapi keuangannya sudah parah,” tandasnya.

Sementara itu Ketua APPBI DKI Jakarta Ellen Hidayat mengaku kaget dengan pengumuman persiapan PSBB total yang disampaikan Gubernur Anies Baswedan. Namun ia memilih tak mau berkomentar sampai keputusan tersebut bersifat final.

“Sekarang kami masih tunggu keputusan yang resmi,” tegas Ellen.


[CNNIndonesia]

  • Bagikan