Subsidi Gaji Karyawan Langsung Ditransfer ke Bank, Cek Rincian Banknya

  • Bagikan
2d1cacf0 ida fauziyah 169

Nasional — Pencairan bantuan subsidi (BLT) kepada pekerja dengan gaji kurang dari Rp 5 juta per bulan mulai dilakukan Kamis (27/8) ini. Namun, pencairan akan dilakukan bertahap karena validasi data penerima belum seluruhnya rampung. 

Untuk hari ini, baru 2,5 juta orang yang akan menerima bantuan gelombang pertama sebesar Rp 1,2 juta. Dari total Rp 2,4 juta bantuan yang akan diterima.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menjelaskan, bantuan akan ditransfer langsung ke rekening pekerja yang berada di bank-bank milik pemerintah (Himbara). Penyaluran subsidi gaji, ujarnya, akan diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan dengan total Rp 2,4 juta. “Dicairkannya dalam dua tahap, masing-masing sebesar Rp 1,2 juta sekali pencairan,” kata Ida.  

Untuk tahap pertama ini, pencairan subsidi gaji baru dilakukan untuk 2,5 juta penerima. Rinciannya bank penyalurnya, Bank Mandiri dengan 700 ribu lebih rekening, BNI dengan 900 ribu lebih rekening, BRI dengan 600 ribu lebih rekening, dan BTN dengan 200 ribu lebih rekening.

Baca Juga :  Din Syamsuddin Soal KAMI: Jangan Anggap Remeh Gerakan Ini

“Penyaluran selanjutnya akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai keseluruhan target 15,7 juta penerima program,” kata Ida.

Ida juga menyebutkan bahwa dari target penerima 15,7 juta penerima, baru 13,8 juta orang atau 88 persennya yang berhasil didata oleh BPJS Ketenagakerjaan. Dari 13,8 juta penerima yang sudah didata, baru 10,8 juta orang atau 69 persen dari target awal yang sudah dilakukan validasi dan verifikasi.

“Kami terus dorong agar target penerima bantuan subsidi upah gaji dapat dipenuhi paling lambat akhir September 2020,” ujar Ida.

Baca Juga :  Demokrat Surati Pimpinan DPR soal Pemberhentian Jhoni Allen

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bantuan ini juga semacam penghargaan kepada pekerja dan perusahaan yang rutin membayar iuran ke BPJS Ketenagakerjaan. Nantinya, data calon penerima akan terus diverifikasi oleh pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan untuk meminimalisir kesalahan penyaluran.

“Ini kami berikan sebagai sebuah penghargaan kepada para pekerja dan perusahaan yang patuh membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Jokowi.

Ia berharap konsumsi masyarakat bisa membaik dengan bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Pasalnya, konsumsi menjadi pendorong utama agar ekonomi domestik bisa pulih setelah dihantam pandemi virus corona.

“Kami harapkan nanti setelah diberikan ini, konsumsi rumah tangga naik,” pungkas Jokowi.


[Republika|CNNIndonesia]

  • Bagikan