Cara Cek Rekening Penipuan Secara Online Serta Melaporkannya

  • Bagikan
637c812f cara cek rekening penipuan secara online serta melaporkannya

Bagaimana cara cek rekening penipuan secara online dan melaporkannya ?

Nasional — Penipuan yang berujung permintaan transfer uang ke nomor rekening bank tertentu kerap terjadi seiring maraknya transaksi daring (online). Untuk itu, masyarakat perlu berhati-hati dengan melakukan pengecekan rekening sebelum melakukan transaksi.

Cara melakukan pengecekan rekening yang dicurigai penipuan atau terindikasi pidana dapat dilakukan dengan mudah lewat situs www.cekrekening.id yang dilucurkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Lewat portal yang mengudara sejak 2018 tersebut, masyarakat dapat melakukan cek rekening apabila menerima SMS permintaan transfer atau saat ingin membayar transaksi belanja online.

Dengan demikian masyarakat mendapatkan informasi mengenai nomor rekening yang berindikasi tindakan penipuan.

Mengutip situs resmi Kominfo, masyarakat juga dapat melaporkan nomor rekening berikut modus penipuan tersebut serta rekening lain yang terkait dengan tindak pidana, seperti penipuan, investasi palsu, terorisme, narkotika dan obat terlarang, serta kejahatan-kejahatan lainnya.

Nomor rekening yang dilaporkan berulang-ulang akan dilakukan pengecekan ke bank bersangkutan. Pelaporan tersebut dapat dilakukan secara online dan offline.

Pelaporan online dilakukan melalui aplikasi atau situs. Sementara, pelaporan offline dapat dilakukan dengan datang langsung ke call center Kemenkominfo dengan membawa salinan bukti dugaan tindak pidana.

Meski demikian, pelaporan tak terbatas hanya dilakukan oleh masyarakat melainkan juga oleh aparat penegak hukum, bank serta pengelola situs e-Commerce.

Para penyelenggara telekomunikasi juga dapat mendorong kewaspadaan kepada pengguna layanannya serta melaporkan kepada Kemenkominfo apabila ada indikasi operasional SMS oleh pihak yang tidak bertanggungjawab yang bertujuan merugikan masyarakat secara materiil.

Cara Cek Rekening Penipuan

Untuk langkah cek rekening penipuan, kalian bisa langsung mengunjungi website https://cekrekening.id/

Setelah kalian membuka web tersebut, kalian dapat langsung memilih nama bank kemudian masukkan nomor rekening yang kalian curigai.

Selanjutnya kalian ceklist kotak recaptcha dan klik periksa rekening. Nanti akan muncul nomor rekening dan status rekeningnya. Apakah sudah pernah dilaporkan atau belum, apakah sudah terverivikasi atau belum.

Status rekening penipuan
Status rekening yang kalian cek

Pada status tertera pernahkah rekening tersebut dilaporkan, apakah rekening tersebut sudah terverivikasi sebagai seller/penjual atau belum dan jumlah pelaporan terhadap nomor rekening tersebut.

Lalu bagaimana jika kita menjadi korban penipuan? Bagaimana cara melaporkan rekening si penipu ? Berikut langkahnya.

Cara Melaporkan Rekening penipuan

Cara lapor rekening penipuan
Cara lapor rekening penipuan (screenshoot web cekrekening.id)

Langkah pertama buka website https://cekrekening.id/lapor

Selanjutnya silahkan kalian pilih bank, masukkan nomor rekening yang akan dilaporkan, Nama pemilik rekening, kategori transaksi, jumlah kerugian, sumber /media transaksi dan kronologi penipuan yang kalian alami.

Kemudian kalian harus mengupload bukti-bukti penipuan terdiri dari scan bukti transfer/pembayaran, capture/tangkapan layar bukti transaksi dan transfer, capture/tangkapan layar tentang percakapan lengkap selama transaksi.

Jika sudah kalian upload, langkah terakhir ceklist kotak recaptcha dan submit. Kalian akan mendapatkan notifikasi atas pelaporan yang kalian buat.

Lalu bagaimana untuk pemilik rekening yang memang menggunakan rekening pribadi maupun perusahaan untuk transaksi jual beli? Apa bisa mendapatkan status verivikasi ? Berikut penjelasannya.

Cara Verivikasi Rekening Penjual

Sebagai seller/penjual, kalian wajib untuk memverivikasi rekening. Untuk apa ? Agar pembeli lebih percaya jika memang kalian penjual resmi bukan penipu.

Karena setelah kalian memverivikasi rekening kalian, saat ada pembeli ataupun orang lain mencoba cek rekening kalian, mereka akan mendapatkan status rekening terverivikasi.

Persiapan sebelum memverivikasi rekening kalian :

  1. Ktp
  2. Surat Izin Usaha (Jika Ada)
  3. Buku Tabungan / rekening Koran

Langkah memverivikasi rekening :

Cara verivikasi rekening
Cara Cek Rekening Penipuan Secara Online Serta Melaporkannya 11

Langkah pertama silahkan kalian buka website https://cekrekening.id/whitelists/register

Kemudian isi nama bank, nomor rekening, nama pemilik, nomor identitas, nomor telepon/handphone, alamat email, nama usaha / online shop, jenis usaha, alamat lengkap lokasi usaha kalian.

Selanjutnya upload Identitas, Surat Izin usaha(jika ada), dan buku tabungan / rekening koran. Jika semua sudah selesai silahkan klik submit.

Kalian akan mendapatkan notifikasi pendaftaran rekening untuk verivikasi. Untuk proses verivikasi tidak langsung ya. Karena membutuhkan proses maka hasil verivikasi akan diberitahukan melalui email kalian.


Tentang Cekrekening.id

CekRekening.id adalah Situs Resmi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang difungsikan sebagai portal untuk melakukan pengumpulan database rekening bank diduga terindikasi tindak pidana.

Pengumpulan dapat dilakukan oleh siapa saja yang ingin berpartisipasi dan membantu sesama pengguna transaksi elektronik demi menciptakan lingkungan e-commerce yang sehat, aman, dan nyaman.

Rekening yang dilaporkan adalah rekening terkait Tindak Pidana sebagai berikut:

  1. Penipuan
  2. Investasi Palsu
  3. Narkotika dan Obat Terlarang
  4. Terorisme
  5. Kejahatan lainnya

Pelaporan bersumber dari masyarakat, asosiasi, Aparat Penegak Hukum, dan Bank

  1. Pelaporan dilakukan secara online dan offline.
  2. Pelaporan secara online dilakukan melalui aplikasi atau website.
  3. Pelaporan secara offline dengan datang langsung ke call center disertai dengan membawa salinan bukti dugaan tindak pidana.

Mekanisme Normalisasi Rekening

  1. Pemilik rekening dapat mengajukan normalisasi agar rekeningnya tidak termasuk dalam data base rekening bank diduga terindikasi tindak pidana.
  2. Pemilik rekening adalah nama yang tercantum dalam rekening.
  3. Syarat pengajuan normalisasi adalah sebagai berikut: • Pemilik rekening melaporkan secara online atau offline disertai capture bukti sanggahan dari aduan pelapor
    • Dalam hal tertentu, penyelenggara aplikasi dapat mempertemukan antara pelapor dan pemilik rekening jika terjadi perbedaan pendapat.
    • Penyelenggara aplikasi akan memberi tanda khusus atas rekening yang masih dalam tahap dispute antara pelapor dan pemilik rekening.

FAQ Cekrekening.id

A : Anda dapat melaporkan nomor rekening yang terindikasi digunakan untuk melakukan tindak pidana pada menu Laporkan Rekening kemudian mengisi formulir yang tersedia dan melengkapi persyaratan pelaporan yang diminta.


Q : Bagaimana format untuk memasukkan nomor rekening saat melakukan pelaporan di CekRekening.id?

A : Anda dapat memasukkan nomor rekeningnya saja tanpa menggunakan spasi, tanpa menggunakan tanda strip (-) dan tanpa 3 (tiga) digit kode Bank.


Q : Apa saja yang harus dijelaskan dalam kolom kronologi saat pelaporan di CekRekening.id?

A : Jelaskan dengan lengkap rangkaian kejadian Anda ketika mengalami tindak pidana saat bertransaksi atau mengirimkan uang sampai Anda yakin Anda telah menjadi korban atau mengalami kerugian dari kejadian tersebut. Kronologis yang baik dilakukan dengan uraian 5W dan 1 H.


Q : Jenis bukti apa saja yang harus dilampirkan saat melakukan pelaporan nomor rekening yang bermasalah?

A : Anda harus melampirkan screen capture bukti percakapan lengkap (dari awal hingga akhir) saat bertransaksi dan foto/scan bukti transfer serta bukti pendukung lainnya jika ada. Bukti yang dilampirkan HARUS JELAS terbaca agar mudah diverifikasi.

Baca Juga :  SMSI Gelar Rakernas Di Banten

Q : Bagaimana jika saat bertransaksi di ATM bukti transfer tidak keluar, apa yang bisa dilakukan untuk tetap dapat melengkapi bukti saat pelaporan di CekRekening.id?

A : Anda dapat meminta bukti mutasi yang menampilkan nomor rekening tujuan transfer pada pihak Bank asal Anda saat melakukan transfer untuk kemudian Anda foto atau scan sehingga terbaca dengan jelas dan lampirkan bukti tersebut pada saat melapor di CekRekening.id.


Q : Bagaimana jika bertransaksi menggunakan aplikasi mobile banking, apakah bukti transfer dari aplikasi tersebut bisa digunakan untuk bukti saat melapor di CekRekening.id?

A : Tentu saja bisa, Anda dapat melampirkan screen capture atau mengunduh bukti transfer dari aplikasi mobile banking sebagai bukti untuk melengkapi laporan Anda di CekRekening.id.


Q : Adakah batas maksimal jumlah file bukti yang di lampirkan pada setiap laporan di CekRekening.id?

A : Ya, ada yaitu maksimal sebanyak 5 (lima) file bukti yang dapat di lampirkan setiap 1 (satu) laporan di CekRekening.id.


Q : Bagaimana jika file bukti berupa screen capture percakapan dan foto atau scan bukti transfer lebih dari batas maksimal yang dapat dilampirkan?

A : Anda dapat menghimpun file bukti capture percakapan dan foto atau scan bukti transfer dalam 1 (satu) file PDF kemudian lampirkan dalam pelaporan Anda.


Q : Bagaimana cara memeriksa nomor rekening di CekRekening.id untuk mengetahui suatu nomor rekening apakah sudah pernah dilaporkan terindikasi tindak pidana atau belum?

A : Anda dapat memeriksa nomor rekening pada halaman utama CekRekening.id atau pada menu Periksa Rekening dengan terlebih dahulu memilih Nama Bank dan memasukkan Nomor Rekening yang ingin kamu periksa (tanpa spasi, tanpa tanda strip dan tanpa kode Bank).


Q : Bagaimana cara mendapatkan centang biru bahwa nomor rekening kita terverifikasi identitasnya?

A : Anda dapat mendaftarkan nomor rekening Anda pada menu Daftarkan Rekening di halaman utama CekRekening.id dengan mengisi formulir yang telah disediakan. Selanjutnya Anda akan diundang oleh verifikator untuk datang ke kantor kami atau datang ke tempat verifikasi dengan membawa kelengkapan dokumen yang diperlukan untuk kemudian dilakukan verifikasi.


Q : Apa itu sanggahan/normalisasi rekening?

A : Sanggahan/Normalisasi Rekening adalah HAK dari pemilik rekening untuk menyanggah atau membantah bahwa rekeningnya terkait dengan dugaan tindak pidana sebagaimana dilaporkan dalam layanan CekRekening.id. Dalam hal dapat dibuktikan bahwa laporannya tidak benar, maka verifikator CekRekening.id akan melakukan normalisasi atau dikeluarkannya rekening dari daftar blacklist.


Q : Bagaimana cara melakukan sanggahan/normalisasi nomor rekening?

A : Anda dapat melakukan Normalisasi Rekening dengan cara menghubungi kontak layanan konsultasi yang tercantum dalam website CekRekening.id baik via telepon (0822 1010 1112) atau email di cekrekening@kominfo.go.id


Q : Apa yang harus dilakukan setelah mengirimkan sanggahan/ normalisasi nomor rekening?

A : Dalam hal tertentu, Anda akan menerima link yang akan dikirimkan ke email Anda dimana link tersebut akan mengarahkan Anda pada fasilitas ODR (Online Dispute Resolution) di website CekRekening.id sehingga Anda dapat berkomunikasi chat online selama kurang lebih 15 menit dengan pihak pelapor dengan dipandu oleh admin CekRekening.id untuk melakukan konfirmasi dan konfrontasi terkait nomor rekening yang dilaporkan.


Q : Kenapa laporan saya ditolak?

A : Laporan akan ditolak jika tidak disertai identias jelas dan valid, bukti yang tidak mencukupi, kesalahan memilih kategori aduan, kesalahan menginput nomor rekening dan nama bank, dll.


Q : Bagaimana jika bukti hanya berupa bukti transfer saja tanpa ada bukti percakapan lengkap antara pihak-pihak yang bertransaksi?

A : Jika hanya terdapat bukti transfer saja, maka laporan Anda akan ditolak. Anda harus melampirkan bukti komunikasi saat melakukan transaksi beserta bukti transaksi/bukti transfer.


Q : Tindak lanjut apa yang dilakukan CekRekening.id terhadap laporan nomor rekening terindikasi tindak pidana yang sudah masuk?

A : Saat ini kami hanya menghimpun data nomor rekening yang dilaporkan untuk kemudian dapat diakses oleh siapapun pengguna yang membutuhkannya dan diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak pidana terkait transaksi uang antar rekening yang dapat menimbulkan kerugian.


Q : No rekening apa sajakah yang dapat dilaporkan?

A : Segala jenis nomor rekening dari semua bank, termasuk juga E-wallet (Dana, OVO, Gopay, DLL).

Kebijakan Privasi Cekrekening.id

Kebijakan privasi ini menjelaskan bagaimana kami mengumpulkan, melindungi dan menggunakan data dan/atau informasi yang Anda berikan maupun informasi pribadi Anda di situs web CekRekening.id dan semua produk atau layanannya (secara kolektif disebut “Situs Web” atau “Layanan”). Dengan menggunakan situs kami, Anda berarti setuju terhadap Kebijakan Privasi kami (beserta syarat-syarat penggunaan dari Situs Web sebagaimana tercantum dalam “Syarat & Ketentuan” dan informasi lain yang tercantum di Situs).

Pengumpulan informasi pribadi

Kami menerima dan menyimpan informasi apa pun yang Anda berikan secara sadar kepada kami ketika Anda mengisi formulir online apa pun di Situs Web. Anda dapat memilih untuk tidak memberikan kami informasi tertentu, tetapi Anda mungkin tidak dapat mengambil keuntungan dari beberapa fitur Situs Web. Pengguna yang tidak yakin tentang informasi apa saja yang diberikan dipersilahkan untuk menghubungi kami.

Pengumpulan informasi non-pribadi

Ketika Anda mengunjungi Situs web, server kami secara otomatis merekam informasi yang dikirimkan oleh browser Anda. Data ini dapat mencakup informasi seperti alamat IP perangkat Anda, jenis dan versi browser, jenis dan versi sistem operasi, halaman Situs Web kami yang Anda kunjungi, waktu dan tanggal akses, dan statistik lainnya.

Menggunakan dan memproses informasi yang dikumpulkan

Setiap informasi yang kami kumpulkan dari Anda dapat digunakan untuk; memperbaiki situs web kami; meningkatkan layanan pelanggan dan menanggapi pertanyaan dan email pelanggan kami; menjalankan dan mengoperasikan Situs Web dan Layanan kami. Informasi Non-Pribadi yang dikumpulkan hanya digunakan untuk mengidentifikasi kemungkinan kasus penyalahgunaan dan menetapkan informasi statistik mengenai penggunaan Situs Web. Informasi statistik ini tidak dikumpulkan sedemikian rupa sehingga akan mengidentifikasi pengguna sistem tertentu.

Kami dapat memproses Informasi Pribadi yang terkait dengan Anda dengan ketentuan berikut;

(i) Ketika anda menggunakan layanan kami, Anda berarti setuju terhadap syarat dan ketentuan serta kebijakan privasi pada web kami; (ii) Pemrosesan terkait dengan tugas yang dilakukan untuk kepentingan publik atau dalam menjalankan wewenang resmi yang berada di tangan kami; (iii) Pemrosesan diperlukan untuk tujuan kepentingan sah yang dilakukan oleh kami atau oleh pihak ketiga. Dalam hal apa pun, kami akan dengan senang hati menjelaskan dasar hukum spesifik yang berlaku untuk pemrosesan.

Transfer dan penyimpanan informasi

Kami menyimpan semua informasi data pengguna secara lokal di Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, dan kami tidak memberikan data pribadi Anda kepada siapapun kecuali diatur lain oleh undang-undang.

Baca Juga :  Curi Laptop Demi Anak Bisa Belajar Online

Transfer data dapat terjadi kepada pihak ketiga yang bekerja sama dengan kami dengan catatan kami hanya memberikan sebagian data yang dilaporkan di situs web kami.

Hak-hak pengguna

Anda dapat menggunakan hak tertentu mengenai informasi Anda yang diproses oleh kami. Secara khusus, Anda memiliki hak untuk melakukan hal berikut; (i) Anda memiliki hak untuk melaporkan nomor rekening yang terindikasi melakukan tindak pidana kejahatan. (ii) Anda memiliki hak untuk mengetahui apakah informasi sedang diproses oleh kami, dan mendapatkan salinan informasi yang diproses. (iii) Anda memiliki hak untuk menerima informasi informasi anda dalam format yang terstruktur dan jelas.

Afiliasi

Kami dapat mengungkapkan informasi tentang laporan Anda kepada afiliasi kami dengan tujuan memberikan keamanan terhadap pengguna layanan mereka agar terhindar dari tindak kejahatan yang sama. Setiap informasi yang berkaitan dengan laporan Anda yang kami berikan kepada afiliasi kami akan diperlakukan oleh afiliasi tersebut sesuai dengan ketentuan Kebijakan Privasi ini.

Informasi keamanan

Kami mengamankan informasi yang Anda berikan di server komputer dalam lingkungan yang terkendali dan aman, terlindung dari akses, penggunaan, atau pengungkapan yang tidak sah. Kami menjaga pengamanan administrasi, teknis, dan fisik yang wajar dalam upaya melindungi terhadap akses, penggunaan, modifikasi, dan pengungkapan Informasi Pribadi yang tidak sah dalam kendali dan pengawasannya. Namun, tidak ada transmisi data melalui Internet atau jaringan nirkabel yang dapat dijamin. Karena itu, sementara kami berusaha melindungi Informasi Pribadi Anda, Anda mengakui bahwa (i) ada batasan keamanan dan privasi dari Internet yang berada di luar kendali kami; (ii) keamanan, integritas, dan privasi dari setiap dan semua informasi dan data yang dipertukarkan antara Anda dan Situs Web kami tidak dapat dijamin; dan (iii) informasi dan data tersebut dapat dilihat atau dirusak dalam perjalanan oleh pihak ketiga, meskipun ada upaya terbaik dari kami.

Pelanggaran data

Jika kami mengetahui bahwa keamanan Situs web telah disusupi atau Informasi Pribadi pengguna telah diungkapkan kepada pihak ketiga yang tidak terkait sebagai akibat dari aktivitas eksternal, termasuk, tetapi tidak terbatas pada, serangan keamanan atau penipuan, kami berhak untuk mengambil langkah-langkah yang pantas secara wajar, termasuk, tetapi tidak terbatas pada, penyelidikan dan pelaporan, serta pemberitahuan dan kerja sama dengan otoritas penegak hukum. Dalam hal terjadi pelanggaran data, kami akan melakukan upaya yang wajar untuk memberi tahu individu yang terkena dampak jika kami yakin ada resiko yang wajar akan merugikan pengguna sebagai akibat dari pelanggaran tersebut atau jika pemberitahuan sebaliknya diharuskan oleh hukum. Ketika kami melakukannya, kami akan memposting pemberitahuan di Situs Web.

Pengungkapan hukum

Kami akan mengungkapkan informasi apa pun yang kami kumpulkan, gunakan atau terima jika diharuskan atau diizinkan oleh hukum, seperti untuk mematuhi panggilan pengadilan, atau proses hukum serupa, dan ketika kami percaya dengan itikad baik bahwa pengungkapan diperlukan untuk melindungi hak-hak kami, lindungi keselamatan Anda atau keselamatan orang lain, menyelidiki penipuan, atau menanggapi permintaan pemerintah.

Perubahan dan amandemen

Kami berhak untuk mengubah Kebijakan ini yang berkaitan dengan Situs Web atau Layanan setiap saat, efektif setelah memposting versi terbaru dari Kebijakan ini di Situs Web. Ketika kami melakukannya, kami akan merevisi tanggal yang diperbarui di bagian bawah halaman ini. Tetap menggunakan Situs Web setelah perubahan tersebut merupakan persetujuan Anda untuk perubahan tersebut.

Penerimaan kebijakan ini

Anda mengakui bahwa Anda telah membaca Kebijakan ini dan menyetujui semua syarat dan ketentuannya. Kami menyarankan Anda untuk membaca secara seksama dan memeriksa halaman kebijakan privasi ini dari waktu ke waktu untuk mengetahui perubahan apapun. Dengan menggunakan Situs Web atau Layanannya, Anda setuju untuk terikat oleh Kebijakan ini. Jika Anda tidak setuju untuk mematuhi ketentuan Kebijakan ini, Anda tidak berwenang untuk menggunakan atau mengakses Situs Web dan Layanannya.

Hubungi kami

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang Kebijakan ini, silakan hubungi kami melalui kontak layanan konsultasi yang terpasang di halaman web kami.

Syarat & Ketentuan

Pelaporan

Masyarakat umum dapat mengirimkan laporan pada situs CekRekening.id dengan terlebih dahulu mengisi form yang disediakan pada fitur menu Laporkan Rekening. Pelapor harus menuliskan kronologi secara jelas dan lengkap serta melampirkan foto/scan bukti transfer/bukti pembayaran, screen capture percakapan dsb. Pelapor juga akan diminta untuk mengisi identitas pribadi pelapor yang valid sebelum menyelesaikan proses pelaporan. Laporan kemudian akan diverifikasi oleh admin CekRekening.id sekaligus memberikan notifikasi kepada pelapor terkait perubahan status laporannya.

Rekening yang dilaporkan adalah rekening terkait dugaan Tindak Pidana sebagai berikut :

  1. Penipuan (ex: transaksi online, investasi online, arisan online, dll)
  2. Terorisme
  3. Radikalisme
  4. Pencucian Uang
  5. Korupsi
  6. Narkotika dan Obat Terlarang
  7. Prostitusi Online
  8. Pemerasan
  9. Judi Online
  10. Kejahatan Lainnya

Sanggahan atau Normalisasi Rekening

Seseorang yang nama dan rekeningnya tercatat dilaporkan dalam layanan ini BERHAK mengajukan sanggahan atas laporan masyarakat dan meminta rekeningnya dikeluarkan dalam database daftar blacklist/pengaduan (normalisasi). Pemilik rekening dapat melaporkan ke email cekrekening@kominfo.go.id atau datang langsung ke Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jl. Medan Merdeka Barat No. 9, Jakarta Pusat dengan membawa/melampirkan bukti-bukti penyanggahan.

Online Dispute Resolution (ODR)

Dalam hal tertentu, pengelola cekrekening.id dapat mempertemukan antara pelapor dan pemilik rekening secara online jika terjadi perselisihan/perbedaan pendapat. Baik pelapor dan pemilik rekening akan dikirimkan undangan berisi tautan/link melalui email untuk memasuki ruang percakapan online/fasilitas Online Dispute Resolution (ODR) yang diawasi oleh verifikator CekRekening.id.

Dalam hal tidak terjadi kesepahaman antara pelapor dan pemilik rekening, verifikator akan mengubah status laporan dari “verified” menjadi “dispute”.

Daftarkan Rekening

Fitur ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha/penyelenggara donasi agar mendapatkan centang biru (bluecheck) dan tautan (link) tertentu, tanda bahwa rekening telah terverifikasi identitasnya. Pelaku usaha/penyelenggara donasi bisa mendaftarkan rekening mereka secara online yang kemudian oleh verifikator CekRekening.id, pemohon diundang untuk melakukan verifikasi identitas, dokumen usaha (jika ada), dan interview dengan tatap muka secara offline.

Masyarakat bisa memindai barcode atau membuka tautan (link) tersebut untuk memastikan kebenaran verifikasi rekening pelaku usaha/penyelenggara donasi.

Catatan: Centang biru (bluecheck) atas sebuah rekening BUKAN sebuah jaminan bahwa rekening tersebut pasti aman dan tidak terkait tindak pidana. Pemberian centang biru hanya bentuk pengakuan bahwa identitas pemilik rekening telah diverifikasi secara faktual.

Layanan Konsultasi

 0822.1010.1112

cekrekening@kominfo.go.id


Editor AG

Sumber cekrekening.id

  • Bagikan