Polda Metro Gelar Rekonstruksi Penembakan Bos Pelayaran Hari Ini

Realshtmobi | Shorten your link and earn money

JAKARTA – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya berhasil menangkap pelaku penembakan terhadap Sugianto (51) pengusaha pelayaran di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Polisi pun bakal menggelar rekonstruksi kasus penembakan di tempat kejadian perkara (TKP) hari ini.

“Iya benar hari ini rekonstruksi kasus di TKP,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (25/8/2020).

Lapak Somplaq | Pusatnya Fashion Terlengkap

Berdasarkan undangan yang beredar rekonstruksi dimulai pukul 08.00 WIB, diawali dengan apel kesiapan di Mapolda Metro Jaya.

Sebelumnya sebanyak 12 orang terlibat dalam kasus penembakan Sugianto, bos perusahaan pelayaran di Kelapa Gading, Jakarta Utara beberapa waktu lalu. Adapun pelaku memiliki perannya yang berbeda-beda dalam beraksi.

Baca Juga :  Cakupan Dari Perpres tentang VaksinCovid-19 yang Diteken Jokowi

“Jadi ada 12 orang yang ditangkap terkait kasus penembakan di Kelapa Gading itu. Mereka ini satu jaringan atau satu kelompok dalam kasus pembunuhan tersebut,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana pada wartawan, Senin 24 Agustus 2020.

Menurutnya, 12 orang itu memiliki perannya masing-masing dalam kasus pembunuhan itu, yakni NL (34) dan suami sirihnya, R alias MM (42) merupakan otak pembunuhan tersebut. Lalu, DW (45), R (52), dan RS (45) selaku perencana pembunuhan bersama NL dan R alias MM.

Setelah itu, eksekutor pembunuhan yang menembak korban dengan senjata api berinisial DM (50) bersama SY (58) selaku joki. Lalu, S (20) dan MR (25) berperan mengantarkan serta menyerahkan senjata api. Lalu, AJ (56) selaku orang yang menyiapkan senjata api dan mengajarkan eskekutor DM cara menembak, SP (57) selaku perantara senjata api, dan TH (64) selaku pemilik senjata api yang menjual senjata itu ke AJ melalui perantara SP.

Baca Juga :  Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama Meninggal Dunia

“Para pelaku ditangkap pada 21 Agusutus 2020 kemarin di tempat berbeda-beda, 8 orang ditangkap di Lampung, 1 orang di Cibubur, 2 orang di Surabaya, dan 1 orang ditangkap di Pondok Kelapa, Jakarta Timur,” tuturnya.

Polisi menyita berbagai macam barang bukti, diantaranya satu pucuk senjata api Browning Arms Company dengan nomor seri NM01548, amunisi merk Fiochi kaliber 380 Auto sejumlah 43 butir dan 2 butir peluru kaliber 38 rev, motor yang dipakai saat mengeksekusi korban, dua mobil, handphone, jaket dan helm ojol, serta dokumen, termasuk surat teguran dari dinas perpajakan.

Baca Juga :  Karyawan Diduga Jadi Otak Penembakan Pengusaha Kelapa Gading

“Para tersangka dijerat pasal berlapis, pasal 340 KUHP, sub pasal 338, dan UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau selama waktu tertentu, maksimal 20 tahun penjara,” tuturnya.


Editor AG

[Okezone]