Ojol Dijanjikan Harga Khusus Motor Listrik Merek Korea selatan

SafelinkU | Shorten your link and earn money

NAsional — Asosiasi ojek online (ojolGarda Indonesia yang berencana menjadi Agen Pemegang Merek (APM) MBI, merek asal Korea Selatan, ingin para ojol menggunakan motor listrik sebagai pengganti model konvensional.

Sebelumnya Garda menyebut pihaknya sedang melakukan penjajakan bisnis bersama prinsipal MBI, perusahaan yang berdiri sejak 2005 dengan fokus pengembangan pada sepeda, motor listrik, transmisi, dan sepeda motor listrik. Penjajakan itu bagian dari rencana pihak Garda sebagai APM MBI.

Baca Juga :  Prof. Faisal Berharap Temuannya Diproduksi Massal, 'Penjinak' Corona dari Indonesia

Menurut Ketua Presidium Nasional Garda Indonesia Igun Wicaksono, sepeda motor listrik dapat memudahkan mobilitas pengendara ojol di tengah upaya pemerintah ‘mempersempit’ peredaran kendaraan konvensional.

“Ini menjadi salah satu solusi baik bagi ojol atau masyarakat dalam aktivitas, tapi tanpa menambah polusi,” ucap Igun saat dihubungi, Senin (24/8).

Igun mengatakan sedari awal tercetus ide melebarkan sayap ke industri otomotif, pihaknya memang mau menjadikan pengemudi ojol sebagai konsumennya.

Baca Juga :  Viral! Rider Ojol Di Kampus UMS Tunggangi Kuda

“Memang target kami awalnya untuk ojol, agar membantu program pemerintah juga mengurangi polusi di kota besar. Tapi sasaran lebih luas ya masyarakat umum,” kata dia.

Igun menambahkan anggota pengemudi ojol yang tergabung dengan Garda kemungkinan akan memperoleh harga khusus jika membeli sepeda motor listrik MBI.

Igun juga menyebut ojol bakal mendapat harga lebih murah jika membeli dengan cara tukar tambah. Harga unit beli langsung ataupun tukar tambah yang ditawarkan pada anggota Garda diklaim berbeda dari banderol yang ditawarkan pada masyarakat nantinya.

Baca Juga :  Jakarta Darurat Covid: Rumah Sakit Krisis dan Kematian Tinggi

“Kami kan punya aplikasi Garda, kalau sudah terdaftar ya bisa dapat harga khusus. Misalnya mereka ingin tukar tambah, atau beli tanpa trade in,” ucap Igun.

Igun mengatakan usai ditetapkan menjadi APM, pihaknya ingin menjual motor listrik MBI mulai Januari 2021.


[CNNIndonesia]