KBM Tatap Muka Kabupaten Kepahiang Akan Segera di Mulai! Cek Tanggalnya

  • Bagikan
841caefc zona risiko covid kabupaten kepahiang

Kepahiang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dirumah selama pandemi yang sudah dirancang Dinas Dikbud Kabupaten Kepahiang segera diakhiri.

Opsi belajar dirumah selama pandemi Covid-19 terpaksa dijalankan meski banyak permasalahan yang menyertai. Efektifitas sistem pembelajaran masih menjadi pertanyaan serius dari kalangan orang tua maupun tenaga pendidik.

Masalahnya tak lain, ketersediaan sarana pendukung yang sangat minim mulai dari Handphone, kuota internet hingga jaringan internet. Lantas apa yang jadi acuan Dikbud Kabupaten Kepahiang menjalankan tatap muka disekolah meski masih tercatat ada 2 pasien Covid-19 di Kabupaten Kepahiang.

Dilansir dari Radar Kepahiang, saat diwawancarai senin (24/8/20) Kadis Dikbud Kabupaten Kepahiang Dr. Hartono, M.Pd menerangkan. Tatap muka disekolah akan dijalankan mengacu pada website satuan Gugus Tugas Virus Corona Nasional pada https://covid19.go.id/peta-risiko .

Baca Juga :  Bupati dan Direktur RSUD Kepahiang datangi Rumah Pemilia maharani

Disana menyebutkan jika Kabupaten Kepahiang yang sebelumnya berzona merah sudah beralih status menjadi zona kuning. Putusan juga diperkuat dengan kesepakatan 4 Menteri, maka tatap muka mulai dijalankan pada 31 Agustus Mendatang.

“Berdasarkan kesepakatan 4 MEnteri hasil perbaikan, daerah yang bisa melaksanakan belajar disekolah dalah daerah yang masuk kategori resiko rendah. Yakni Zona kuning atau daerah dengan status zona hijau,” ujar Hartono.

Tahap awal, kegiatan belajar disekolah baru akan dilaksanakan jenjang SD dan SMP sederajat saja. Sedangkan untuk jenjang pendidikan diluar sekolah seperti TK dan PAUD, baru akan dilaksanakan setelah 2 bulan kegiatan belajar tatap muka jenjang SD dan SMP berjalan.

Baca Juga :  Kejari Kepahiang Musnahkan Puluhan Ribu Narkotika

“Itu juga nantinya kita lihat hasil evaluasi. Jika memang memungkinkanTK dan PAUD akan dilaksanakan juga setelah 2 bulan kemudian. Tapi, Jika tidak tentu, harus ada evaluasi lag nanti teknisnya seperti apa,” Tutupnya.

Ditempat yang berbeda, Kabid Dinas Dikbud Kabupaten Kepahiang Nining Faweli Pasju, S.Pt, MM menambahkan. Sebelum memulai KBM tatap muka, sekolah diharuskan mengutamakan sosialisasi protokol kesehatan. Dengan menganjurkan pelajar menggunakan masker, membiasakan diri untuk mencuci tangan hingga tidak melakukan kerumunan.

“Tujuannya untuk membiasakan peserta didik menjalani kegiatan belajar mengajar dengan kebiasaan hidup baru,” Singkat Nining.


Editor AG

[Dikutip harian Radar Kepahiang]

  • Bagikan