Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo Terancam Penjara Seumur hidup

Realshtmobi | Shorten your link and earn money

Nasional — Polres Sukoharjo, Jawa Tengah menangkap HT, pelaku pembunuhan satu keluarga pada Sabtu (22/8). Penangkapan dilakukan setelah 3 jam olah TKP dilakukan pada Sabtu dini hari.

“Berkat bantuan dan doa dari seluruh masyarakat Sukoharjo, pelaku berhasil kami tangkap tiga jam setelah olah TKP,” kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat jumpa pers di Polsek Baki, Sabtu (22/8) siang.

Lapak Somplaq | Pusatnya Fashion Terlengkap

Yugo mengatakan bahwa HT merupakan rekan bisnis korban, yakni Suranto, dalam menjalankan usaha rental mobil. Menurut pengakuan pelaku, aksi pembunuhan dilakukan pada Rabu dini hari (19/8).

Baca Juga :  Transfer BLT Pekerja Rp1,2 Juta ke Rekening Bank Swasta Butuh Waktu 5 Hari

Pelaku, kata Yugo, terpaksa membunuh korban dan keluarganya karena ingin memilik mobil Toyota Avanza milik korban. Nantinya, mobil itu akan dipakai untuk membayar hutang oleh pelaku.

“Motifnya karena ada masalah hutang. Pelaku punya hutang cukup banyak kepada orang lain. Dia ingin menguasai mobil korban untuk membayar hutang itu,” katanya.

Yugo mengatakan HT juga sempat berupaya menghilangkan barang bukti. Salah satunya dengan membuang pisau dapur ke sungai.

Baca Juga :  Selama Covid-19Penggunaan KB Turun, BKKBN Waspadai Ledakan Angka Kelahiran

“Pelaku juga sempat berusaha menghilangkan barang bukti dengan mencuci baju yang digunakan saat melakukan pembunuhan. Pisau dapur yang dipakai dibuang ke sungai. Tapi berhasil kita temukan,” kata Yugo.

Yugo pelaku terancam dengan jerat pidana Pasal 365 jo 338, dan 340 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup. Saat ini Polres Sukoharjo masih mendalami kasus tersebut untuk mengumpulkan bahan keterangan yang lebih lengkap.

Sebelumnya, Suranto dan istri serta dua anaknya ditemukan tewas di rumah mereka di Dusun Selemben, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (21/8). Warga curiga karena muncul bau busuk dari kediaman korban.

Baca Juga :  Sejarah Kemerdekaan Republik Indonesia

Setelah dilihat ke dalam rumah, Suranto (42) dan istrinya Sri Handayani (36) serta dua anak mereka RRI (9) dan DAH (5) ditemukan sudah membusuk dalam keadaan berlumuran darah.

Informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, pelaku pertama kali menusuk sang istri, Sri Handayani (42) dengan pisau dapur yang diperoleh di TKP.


[AG]

[Cnnindonesia]