BMKG Ungkap Pemicu Gempa ‘Doublet’ yang Terjadi Di Bengkulu

  • Bagikan
BMKG Ungkap Pemicu Gempa 'Doublet' yang Terjadi Di Bengkulu
BMKG Ungkap Pemicu Gempa 'Doublet' yang Terjadi Di Bengkulu

BMKG menyebut gempa yang hampir bersamaan itu disebut sebagai gempa doublet. 

Apa Itu Gempa Doublet ?

Gempa doublet adalah gempa yang kekuatannya hampir sama dan terjadi dalam waktu dan lokasi yang berdekatan.

Diketahui Gempa pertama terjadi pada pukul 05.23.56 WIB dengan magnitudo update M 6,6 dengan episenter 4,50 LS, 100,91 BT dilaut pada jarak 169 km arah Baratdaya Bengkulu

Dan Gempa kedua terjadi pada pukul 05.29.35 WIB dengan magnitudo update M 6,7 dengan episenter 3,74 LS dan 101,56 BT di laut pada jarak 78 km arah Baratdaya Bengkulu Utara dengan kedalaman 11 km.

Baca Juga :  Sapi Kurban dari Jokowi siap dikirim ke Kabupaten Lebong

Kepala Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono menyatakan bahwa dua kali gempa yang mengguncang Bengkulu dan sekitarnya dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Gempa ini dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia, dengan dislokasi batuan terjadi pada segmen Megathrust Mentawai-Pagai dengan mekanisme sumber sesar naik,” katanya, Rabu (19/8/2020).

BMKG memastikan gempa tersebut tidak menimbulkan tsunami meskipun magnitudonya cukup tinggi dan pusat gempanya berada di laut. Sejauh ini, sudah ada satu kali gempa susulan magnitudo 4,5 pasca-dua kali gempa utama.

Hasil monitoring BMKG menunjukkan baru satu kali terjadi gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo M4,5,” ucapnya.

Baca Juga :  Bawaslu Kepahiang Launching Desa Anti Money Politic

Intensitas IV MMI

Guncangan kuat dilaporkan terjadi di Kota Bengkulu, Bengkulu Utara, Mukomuko, Seluma, Kepahiang dalam skala intensitas IV MMI.

Lantas apa itu intensitas IV MMI? intensintas IV MMI adalah getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang. Ditandai dengan gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Akibat gempa tersebut warga sempat lari berhamburan keluar rumah akibat panik akibat guncangan kuat yang terjadi secara tiba-tiba.

Intensitas III MMI

gempa juga dirasakan di Bengkulu selatan, Kaur, Curup, Lebong dalam skala intensitas III MMI, serta di Lubuk Linggau dalam skala intensitas II-III MMI.

Lantas Apa Itu intensitas III MMI ? Gempa dengan intensitas III MMI adalah getaran dirasakan nyata dalam rumah dan getaran terasa seakan-akan ada truk berlalu.


[AG]

  • Bagikan
Positive SSL