5 Kali Gempa Susulan, Status Bengkulu Masih Bahaya Tinggi

  • Bagikan
Foto: Gempa Kuat M6.6 Saat Guncang Kota Bengkulu. (Dok: BNPB)
Foto: Gempa Kuat M6.6 Saat Guncang Kota Bengkulu. (Dok: BNPB)

Bengkulu — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan hasil analisa terkait dengan gempa bumi di Bengkulu bahwa melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenter. Menurut BMKG, gempa ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa kedua gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ujar Kepala Pusat gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengutip keterangan resmi dari BNPB di Jakarta, Rabu (19/8/2020).

Selanjutnya, berdasarkan hasil pantauan InaRISK, Bengkulu berada pada risiko bahaya sedang hingga tinggi. Sebanyak 10 kabupaten memiliki tingkat resiko gempa dengan cakupan luas hingga 1,7 hektar. Tak hanya gempa, ancaman bahaya tsunami pada tingkat risiko bahaya sedang hingga tinggi pada 7 kabupaten. Ada sekitar 1,8 juta jiwa terpapar potensi bahaya gempa bumi di wilayah Bengkulu.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB terus memonitor perkembangan di lapangan. BMKG memonitor lima gempa susulan dengan magnitudo 3.4 sampai 4.9.

Baca Juga :  BEI Bengkulu Wacanakan Buka GI di Sekolah

BMKG merilis guncangan dirasakan warga di Kota Bengkulu, Bengkulu Utara, Mukomuko, Seluma, Kepahiang dengan parameter IV MMI. Skala IV MMI atau Modified Mercally Intensity memberikan gambaran dampak gempa dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela atau pintu berderit dan dinding berbunyi.

Sedangkan di Bengkulu selatan, Kaur, Curup, Lebong III MMI, atau skala guncangan yang memberikan gambaran getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan akan truk berlalu, serta Lubuk Linggau II-III MMI.

Gempa Kuat M6.6 Saat Guncang Kota Bengkulu. (Dok: BNPB)Foto: Gempa Kuat M6.6 Saat Guncang Kota Bengkulu. (Dok: BNPB)

Sebelumnya, warga Kota Bengkulu merasakan dua gempa yang memicu guncangan kuat pada Rabu (19/8). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu melaporkan pantauan lapangan yang menyebutkan warga panik hingga keluar rumah. BNPB menerima laporan satu rumah warga rusak ringan di Kabupaten Lebong.

Gempa dengan parameter magnitudo 6,6 terjadi pada 05.23 WIB terjadi pada 160 km barat daya Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Gempa bumi berkedalaman 24 km dirasakan kuat beberapa detik oleh warga setempat. BPBD Provinsi Bengkulu melaporkan satu unit rumah rusak ringan di Kabupaten Lebong. BMKG menginformasikan gempa tidak berpotensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan.

Baca Juga :  Pelaku perampasan motor di lintas Curup-Lubuk Linggau Diburu Polisi

Berselang sekitar enam menit dari kejadian pertama, gempa susulan berkekuatan magnitudo 6,7. Gempa ini berlokasi 117 km arah barat daya Bengkulu. Gempa susulan ini berkedalaman 86 km. Pasca Kejadian, Kepala Pelaksana Kota Bengkulu Selupati melaporkan belum ada laporan kerusakan dan tim reaksi cepat (TRC) telah berada di lapangan untuk memantau kondisi terkini dampak gempa di wilayahnya.

Sementara itu BPBD Kabupaten Seluma menginformasikan masyarakat sempat melakukan evakuasi namun sudah kembali ke rumah masing-masing. Laporan sementara menyebutkan tidak ada kerusakan di wilayah Seluma.

Sebagaimana yang diketahui, warga Seluma merasakan guncangan yang sangat kuat saat gempa terjadi. BPBD setempat masih berkoordinasi dengan pihak desa, kecamatan serta instansi serta relawan. Demikian juga, BPBD Kabupaten Bengkulu Utara menginformasikan tidak ada laporan kerusakan di setiap kecamatan.


(dob/dob)

Dilansir CNBC

  • Bagikan
Positive SSL