Risma Pamit : Tak Ada Gunanya Saya Bangun Surabaya Bagus-bagus tapi Manusianya Tak dapat Apa-apa

  • Bagikan
0ae5a0ac risma

JatimWali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, menyampaikan kata-kata perpisahan di hadapan warganya karena tak lama lagi masa jabatannya akan berakhir.

“Bapak ibu, saya ingin menyampaikan enggak sampai satu tahun saya selesai jadi wali kota. Saya Februari (selesai menjabat), saya mohon pamit bapak ibu sekalian,” kata Risma dikutip dari Kompas.com pada Selasa (18/8/2020).

Selain berpamitan, Risma juga memberikan motivasi kepada anak-anak Surabaya.

Dalam pesannya, Risma meminta agar anak-anak Surabaya bermental kuat dan pantang menyerah.

Menurut dia, pengembangan infrastruktur fisik yang dilakukannya tidak akan ada artinya jika tak disertai kualitas manusianya.

Karena itu, menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai wali kota, Risma terus berupaya membangun motivasi untuk warganya.

Baca Juga :  Ketua MPR Minta Maaf Terkait Konsep BPIP

“Tujuan saya memang untuk membangun motivasi karena tidak ada gunanya saya bangun Surabaya bagus-bagus, tapi manusianya tidak mendapatkan apa-apa, kan eman (sayang),” kata Risma.

Risma ingin warga Surabaya terus berjuang, bergerak, dan tak menjadi penonton di kotanya sendiri.

Kepada anak-anak Surabaya, Risma berpesan agar mereka bisa berjuang hingga sukses.

“Kalian semua berhak sukses dan berhak berhasil. Sekarang, jangan lagi bilang saya hanya anaknya tukang becak dan sebagainya,” kata Risma.

“Meskipun anaknya tukang becak, kalian masih bisa berhasil, asalkan kalian mau bekerja keras. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan, asalkan kalian mau.”

Lebih lanjut, Risma sempat bercerita, dirinya pernah mendapat tawaran untuk menduduki posisi menteri di Kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Baca Juga :  Maklumat Kapolri Tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pilkada2020

Namun, Risma mengaku menolak tawaran tersebut karena demi masyarakat Surabaya. Karena itu, dia lebih memilih bertahan sebagai Wali Kota.

“Saya ingin menyampaikan, kenapa saya masih bertahan jadi wali kota. Karena, tujuan saya (ingin) warga Surabaya lebih sejahtera,” kata Risma.

Kini, tinggal beberapa bulan lagi, Risma menjabat. Ia pun pamit dan berpesan pada warganya agar tak menyia-nyiakan waktu.

“Jadi, bapak-ibu sekalian, mohon maaf saya belajarnya dari Al Quran, sampai ada surat Al ‘Asr, demi waktu,” ucap Risma.

“Karena waktu itu pemberian Tuhan yang tidak akan terulang kembali. Jadi jangan menyia-nyiakan waktu.”


[Kompastv]

  • Bagikan
Positive SSL