Zona Merah Covid-19 SMA/SMK Bengkulu Tetap Belajar Daring

  • Bagikan
cb71c991 images 65

BengkuluKepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Bengkulu, Eri Yulian Hidayat mengatakan, siswa SMA/SMK yang berada di zona merau atau kuning masih tetap belajar melalui dalam jaringan (daring) atau internet. Demikian pula bagi siswa SMA/SMK di zona hijau tidak mengalami perubahan atau tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KMB) tetap muka di kelas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Untuk saat ini, belum ada perubahan siswa SMA/SMK di zona merah masih belajar daring dan SMA/SMK di zona hijau pelaksanaan KMB tatap muka tetap dilanjutkan dengan mengedepankan protokol kesehatan,” kata Kepala Diknas Bengkulu, Eri Yulian Hidayat, di Bengkulu, Minggu (9/8/2020).

Ia mengatakan, meski banyak desakan orang tua agar siswa SMA/SMK di Bengkulu, yang berada di zona merah agar melaksanakan KMB tatap muka di kelas, tapi pihaknya belum berani melaksanakan karena belum mendapat izin dari Satgas Penanganan Covid-19 setempat.

Sebab, yang berhak mengizinkan siswa SD, SMP dan SMA/SMK melaksanakan KBM tatap muka di kelas adalah kepala daerah, bupati, wali kota dan gubernur. “Sepanjang belum ada izin dari mereka kita tidak berani mengizinkan sekolah di zona merah melaksanakan KBM tatap muka,” ujarnya.

Baca Juga :  Jadwal Imsak, Sholat dan Berbuka Kota Bengkulu 26 April 2020

Sejauh ini, katanya pelaksanaan daring dan KMB tatap muka di kelas tingkat SMA/SMK di Bengkulu, tidak ada masalah yang serius, karena bagi siswa yang tidak memiliki HP Android akan diberikan modul pelajaran oleh guru di sekolah bersangkutan.

Demikian pula bagi siswa yang tinggal di daerah tidak memiliki akses internet akan diberikan pelajaran langsung oleh guru sekolah bersangkutan. “Jadi, siswa tidak memiliki HP Android dan tempat tinggal siswa tidak ada akses internet, diberikan pelajaran langsung oleh guru sekolah bersangkutan. Jadi, mereka tetap bisa menerima pelajaran dari guru dengan baik,” ujarnya.

Meski demikian, Eri berharap kasus Covid-19 di zona merah Bengkulu, segera melandai, sehingga sekolah SMA/SMK di daerah ini dapat menggelar KMB tatap muka seperti sebelum virus corona melanda Bengkulu.

SMA/SMK di Bengkulu yang sudah melaksanakan KBM tatap muka di antaranya di Kabupaten Seluma, Mukomuko, Bengkulu Selatan, Kaur, dan Kabupaten Lebong. Sedangkan SMA/SMK yang masih belajar daring, yakni di Kabupaten Kepahiang, Rejang Lebong, Bengkulu Utara, Kota Bengkulu dan Bengkulu Tengah.

Baca Juga :  BPBD Kepahiang Ambil Alih Tugas Gugus Tugas

Hal senada diungkapkan Kepala Diknas Kota Bengkulu, Rosmayeti. Ia mengatakan, untuk saat ini siswa SD, SMP dan SMA/SMK di Kota Bengkulu, masih belajar daring karena kasus Covid-19 di daerah ini masih tinggi.

“Kota Bengkulu, masih berstatus zona merah Covid-19 sehingga kegiatan belajar siswa SD, SMP dan SMA/SMK masih melalui daring atau internet. Wali Kota Bengkulu, telah mengeluarkan surat edaran (SE) bahwah kegiatan belajar daring bagi siswa SD hingga SMA/SMK akan berlangsung hingga Desember 2020 mendatang,” ujarnya.

Untuk meringankan beban orang tua siswa selama belajar daring, Pemkot Bengkulu melalui Diknas telah membagikan kuota internet gratis kepada 36.000 siswa SMP. Setiap siswa mendapatkan bantuan kuota gratis sebanyak Rp 40.000/bulan.

Kuota gratis ini, akan diberikan Pemkot Bengkulu, selama berlangsung belajar daring. Dana pengadaan kuota gratis ini bersumber dari APBD Kota Bengkulu sebesar Rp 20.000 dan dana BOS masing-masing sekolah sebesar Rp 20.000.

Usmin / CAH
BeritaSatu.com

  • Bagikan