Kasus Covid-19 Bengkulu Kembali Bertambah 9 Orang

  • Bagikan
116b5af5 img 20200802 wa0004 1

BENGKULU – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Bengkulu, H. Herwan Antoni, SKM, M.Kes merilis data terbaru perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi Bengkulu. Pada Minggu (9/8) diketahui ada penambahan jumlah kasus positif terpapar Covid-19 sebanyak 9 orang.

Dibeberkan Herwan, sampai sejauh ini jumlah total sampel swab yang diperiksa sebanyak 3.541, jumlah total sampel positif sebanyak 252, jumlah sampel yang proses pemeriksaan sebanyak 4 orang.

Jumlah sampel yang keluar hari ini 61 orang yaitu 9 positif kasus baru dan 52 negatif terdiri dari 4 kasus dari Kota Bengkulu, 4 kasus dari Kabupaten Seluma dan 1 kasus dari Kabupaten Bengkulu Tengah,” jelas Herwan, Minggu (9/8).

Baca Juga :  Saksi : Emas Yang Dijual Toko Emas Permata Dury Palsu

Kesembilan kasus baru tersebut yakni, pertama, kasus 244 seorang perempuan, 25 tahun, Kota Bengkulu. Tidak ada gejala, saat ini isolasi mandiri. Kedua, kasus 245, laki-laki, 49 tahun, Kota Bengkulu. Tidak ada gejala, saat ini isolasi mandiri.

Ketiga, kasus 246, laki-laki, 20 tahun, Kota Bengkulu. Tidak ada gejala, saat ini isolasi mandiri,” tambahnya.

Selanjutnya keempat, kasus 247, perempuan, 24 tahun, Kabupaten Seluma, tidak ada gejala, saat ini isolasi mandiri. Kelima, kasus 248 perempuan, 36 tahun, Kabupaten Seluma. Tidak ada gejala, saat ini isolasi mandiri. Keenam, kasus 249, laki-laki, 42 tahun, Kabupaten Seluma, tidak ada gejala, saat ini isolasi mandiri.

Baca Juga :  Dinkes Bengkulu Pastikan APD dan Rapid Test Cukup Tangani Wabah Covid-19

Ketujuh, kasus 250, perempuan, 60 tahun, Kabupaten Seluma. Tidak ada gejala, saat ini isolasi mandiri,” ungkap Herwan.

Kedelapan, kasus 251, perempuan, 36 tahun, Kabupaten Bengkulu Tengah. Tidak ada gejala, saat ini isolasi mandiri dan kesembilan yakni kasus 252, laki-laki, 76 tahun, Kota Bengkulu. Keluhan demam, lesu dan batuk. Saat ini dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Bengkulu.

Pada hari ini tidak ada penambahan kasus yang sembuh dan tidak ada penambahan kasus meninggal,” demikian Herwan.

Editor AG

Rakyatbengkulu

  • Bagikan