Viral ! Video Buaya Mati Diangkut Pakai Buldoser, Ukurannya….

  • Bagikan
698c6c86 viral buaya di bangka belitung mati diangkut pakai buldoser ukurannya besar banget

Viral Sebuah video yang memperlihatkan seekor buaya raksasa berukuran 4,5 meter diarak warga menggunakan buldoser viral beredar di media sosial. Buaya tersebut kabarnya ditangkap setelah beberapa kali berusaha menerkam warga yang tengah memancing di alur Sungai Kayubesi, Bangka Belitung.

Ini bukanlah kali pertama terjadinya konflik antara manusia dan buaya. Dalam video berdurasi 19 detik yang diunggah oleh akun Instagram @ndorobeii, memperlihatkan seekor buaya berukuran jumbo yang mati diangkut oleh buldoser. Berikut ulasannya:

Buaya Diangkut dengan Buldoser

viral buaya diangkut pakai buldoser
Viral ! Video Buaya Mati Diangkut Pakai Buldoser, Ukurannya.... 4

Instagram/@ndorobeii ©2020 Merdeka.com

Seekor buaya raksasa yang diperkirakan memiliki berat sekitar 500 kilogram ini diangkut menggunakan buldoser menyusuri jalanan. Terlihat pula beberapa warga yang ikut mengikuti buldoser tersebut menggunakan sepeda motor. Kejadian ini diketahui terjadi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, tepatnya di Desa Kayu Besi pada Senin (3/8).

Buaya Sudah Mati

viral buaya diangkut pakai buldoser
Viral ! Video Buaya Mati Diangkut Pakai Buldoser, Ukurannya.... 5

Instagram/@ndorobeii ©2020 Merdeka.com


Predator berbahaya tersebut diperkirakan sudah berusia di atas 50 tahun. Ia diketahui mati dikarenakan luka jerat dan faktor kelelahan setelah selama dua hari dalam tangkapan masyarakat. Buaya tersebut dikatakan sering mengganggu warga yang tengah memancing dan beraktivitas di alur Sungai Kayubesi.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Tak bisa Ikut Evakuasi

Kepala Resor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kepulauan Bangka Belitung, Septian Garo mengatakan, pihaknya tidak bisa terlibat dalam evakuasi buaya yang sebelumnya sempat ditangkap warga sebelum mati.

Sebab, ada beberapa aturan adat atau kepercayaan setempat yang mengharuskan buaya untuk tidak boleh di evakuasi. Septian menuturkan, evakuasi tidak jadi dilakukan karena adanya kepercayaan masyarakat akan terjadi musibah bagi warga sekitar apabila buaya tersebut dievakuasi.

Baca Juga :  Heboh Domba Bermata Satu, Lahir di Tepi Sungai Citarum Setelah Natal

Buaya ada Dalam Tahanan Hingga Mati

Setelah ditangkap buaya tersebut sempat hidup dan berada dalam tahanan masyarakat. Namun, buaya yang diketahui dalam kondisi tanpa gigi tersebut akhirnya mati pada Selasa (4/8) malam. Warga setempat juga akan menguburkan buaya tersebut menggunakan ritual khusus.

Atas kejadian tersebut, pihak BKSDA mengimbau masyarakat untuk berhati-hati beraktivitas di lokasi yang terindikasi kuat adalah habitat buaya. Pihak BKSDA juga berharap jika kedepannya ada kejadian serupa, alangkah lebih baiknya untuk melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan BKSDA agar bisa diambil langkan antisipasi penyelamatan agar tidak terjadi lagi buaya sampai mati.

View this post on Instagram

Konflik antara manusia dan buaya kembali terjadi di Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Kali ini seekor buaya yang panjangnya diperkirakan 4,5 meter ditemukan mati setelah dua hari dalam tangkapan masyarakat. Predator yang usianya ditaksir di atas 50 tahun tersebut diduga mati karena luka jerat dan faktor kelelahan. Kepala Resor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kepulauan Bangka Belitung Septian Garo mengatakan, penangkapan buaya tersebut terjadi di Desa Kayu Besi, Bangka, pada Senin (3/8/2020) malam. Kami dapat informasi ada buaya ditangkap warga karena telah menyerang. Kami langsung hubungi Sekdes setempat, berkoordinasi untuk evakuasi," kata Septian dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2020). "Namun, menurut Sekdes, ada aturan adat atau kepercayaan setempat bahwa buaya tersebut tidak boleh dievakuasi," lanjutnya. Septian menuturkan, evakuasi tidak jadi dilakukan karena adanya kepercayaan masyarakat akan terjadi musibah bagi warga sekitar apabila buaya tersebut dievakuasi. Alhasil, buaya yang diketahui dalam kondisi tanpa gigi tersebut berada dalam tahanan masyarakat hingga akhirnya mati pada Selasa (4/8/2020) malam. Dievakuasi pakai buldoser, viral di medsos Proses evakuasi buaya air asin yang menggunakan buldoser itu mendadak viral di kanal media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram infopublic.id, terlihat sebuah buldoser sedang menyusuri jalan raya mengangkut buaya berukuran raksasa. "Seekor buaya muara besar berhasil diamankan di daerah Bangka Belitung," demikian caption yang tertulis pada video berdurasi 00,19 detik tersebut. Pihak BKSDA tak menampik bahwa dalam video yang beredar tersebut terdapat buaya yang mati di daerah Kayu Besi. Ritual khusus penguburan buaya "Kasus ini adalah kali kedua setelah pada 2016 pun demikian. Kami ditolak untuk evakuasi buaya. Kepercayaan warga atau dukun setempat untuk menguburkannya langsung dengan ritual khusus," ujar Septian. Atas kejadian tersebut, pihak BKSDA mengimbau masyarakat untuk berhati-hati beraktivitas di lokasi yang terindikasi kuat adalah habitat buaya. "Karena buaya merupakan satwa liar yang dilindungi dan memiliki habitat atau rumah hidupnya sendiri

A post shared by ????????? (@ndorobeii) on

merdeka

  • Bagikan