Program Internet Satu Pintu Kepahiang Terpaksa Ditunda

  • Bagikan
e9ca083a asn kerja depan komputer 2

Kepahiang Program Internet Satu Pintu di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kepahiang yang direncanakan Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik (Kominfo) tahun ini terpaksa tertunda lantaran keterbatasan anggaran.

Diungkapkan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepahiang Kushadi Cahyadi, S.IP, MM, minimnya anggaran yang dimiliki saat ini membuat program Internet Satu Pintu yang sudah direncanakan sejak tahun 2019 silam terpaksa ditunda.

Ia mengakui hingga saat ini hanya beberapa OPD yang terkait dengan pelayanan publik saja yang yang sudah tersambungkan Internet Satu Pintu. Diantaranya, Badan Keuangan Daerah (BKD), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pembangunan Daerah (Bappeda), Unit Pengadaan Barang dan Jasa (UPBJ), Bagian Pembangunan, dan beberapa lainnya.

Baca Juga :  Camat Menegaskan Tidak Ada Pemotongan BLT-DD di Bermani Ilir

Target kita tahun ini seluruh OPD sudah tersambung Internet Satu Pintu. Namun karena terkendala anggaran, jadi sedikit tertunda. Nantinya jika anggaran sudah mumpuni, khususnya di APBD Perubahan, program ini akan kembali kita lanjutkan,” ungkap Kushadi.

Dari 34 OPD jajaran Pemkab Kepahiang termasuk kecamatan, sementara ini, Diskominfo masih memfokuskan penyambungan Internet Satu Pintu di OPD yang berada di sekitaran kompleks perkantoran Pemkab Kepahiang. Sementara untuk kantor camat, kata Kushadi ditargetkan tahun 2021 mendatang seluruhnya sudah tersambung. “Bila semua sudah tersambung, kedepan kinerja OPD dalam menjalankan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Kepahiang bisa lebih maksimal,” bebernya.

Baca Juga :  Golkar Resmi Usung Dayat - Nata

Ditambahkan Kushadi, pihaknya akan berusaha untuk memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada di Kabupaten Kepahiang guna membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan daerah melalui informasi. Sekarang tengah dilakukan penuntasan untuk pengembangan internet 1 pintu.

Kalau untuk jaringannya sudah terpasang di seluruh OPD. Hanya saja saat ini kita sedang membuat website satu pintunya, agar website yang dimiliki OPD bisa lebih informatif dan diketahui publik secara lebih luas lagi,” pungkasnya.

Editor AG

Rakyatbengkulu.com

  • Bagikan