Harga Tembus Rp 1,7 Juta/Kg, Petani Kepahiang Mulai Kembangkan Vanili

  • Bagikan
b6da78a6 vanilli kepahiang

Kepahiang — Saat ini vanili menjadi komoditi yang sangat bernilai, bagaimana tidak Dengan harga basah Rp 800 ribu/Kg dan kering mencapai Rp 1,7 juta/Kg, tentunya komoditas vanili sangat menjanjikan untuk dikembangkan.

vanili dapat dipanen setelah 2 – 3 tahun semenjak masa tanam. Adapun dalam setahun, panen dapat dilakukan 2-3 bulan. Tak heran, saat ini vanili layak dijuluki emas hijau.

Di Kabupaten Kepahiang, sebagian kecil petani di Kecamatan Ujan Mas dan Muara Kemumu mulai mengembangkannya dengan luasan areal tak sampai 5 hektar.

Baca Juga :  PERPUSDA KEPAHIANG BERKOLABORASI DENGAN IGTKI-PGRI, LAKUKAN KEGIATAN DI 8 KECAMATAN

Melihat besarnya potensi komoditas, Dinas Pertanian Kepahiang mulai melirik untuk dilakukan pengembangan.

Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, Deva Yurita Ambarini, SP Senin (03/08/2020) berencana membentuk demplot percontohan serta pembenihan vanili.

“Rencananya tahun ini akan dibangun demplot vanili di Desa Batu Bandung sebagai wadah percontohan dan edukasi bagi masyarakat. Namun batal terealisasi karena anggarannya direalokasi untuk penanganan Covid. Vanili sudah banyak dibudidaya di Muara Kemumu,” jelas Deva.

Untuk menjadikan komoditas vanili sebagai program perkebunan daerah, diperlukan kajian khusus.

Baca Juga :  1 perawat RSUD Kepahiang Positif Covid-19

Editor AG

Sumber RKOnline

  • Bagikan
banner 400x130
Positive SSL
slot online mpo slot judi slot online Slot online dana Daftar Slot Online mpo