Anti Quartararo MotoGP sampai AC Milan Bangkit

Berikut berita-berita yang terangkum dalam Sorot Olahraga:

1. Anti-Quartararo di MotoGP

Pengamat MotoGP Carlo Pernat menilai peta persaingan MotoGP 2020 berubah setelah Fabio Quartararo memuncaki klasemen. Marc Marquez kini diyakini Pernat berstatus ‘Anti-Quartararo’.

Sebelum MotoGP 2020 dimulai Quartararo dijuluki ‘Anti-Marquez’. Julukan itu didapat setelah pembalap Petronas Yamaha dianggap sebagai sosok yang mampu bisa mengakhiri dominasi Marquez di MotoGP.

Yamaha rider Fabio Quartararo of France holds the trophy after winning the MotoGP race during the Andalucia Motorcycle Grand Prix at the Angel Nieto racetrack in Jerez de la Frontera, Spain, Sunday July 26, 2020. (AP Photo/David Clares)Fabio Quartararo menang di dua seri awal MotoGP 2020. (AP/David Clares)

Namun, kecelakaan di MotoGP Spanyol dan absen di MotoGP Andalusia membuat Marquez kini tertinggal 50 poin dari Quartararo di puncak klasemen musim 2020. Pernat pun menjuluki Marquez sebagai ‘Anti-Quartararo’.

Baca Juga :  De Gea Sering Blunder, Saatnya Henderson Ambil Alih Gawang Man United

“Saya penasaran dengan apa yang akan terjadi ketika Quartararo melawan Marquez, karena jelas saat ini hanya dia yang bisa dianggap sebagai anti-Marquez. Kondisinya saat ini berbalik, karena Marquez bisa jadi anti-Quartararo,” ujar Pernat dikutip dari GP One.

2. Masalah Yamaha Bisa Jadi Keuntungan Marquez

Marc Marquez belum meraih poin sama sekali hingga dua seri MotoGP 2020 berlalu, tetapi sang juara dunia masih memiliki peluang mempertahankan gelar bila melihat masalah yang dialami Yamaha.

Baca Juga :  Messi Termenung di Ruang Ganti, Setelah Barcelona Dibantai Munchen,

Eks bos Honda, Livio Suppo, menganggap peluang Marquez mempertahankan gelar masih sangat terbuka meski kini tertinggal 50 poin dari Fabio Quartararo yang memimpin klasemen pembalap.

3. Milan Mulai Seperti Era Inzaghi dan Kaka

Kemenangan AC Milan atas Sampdoria 4-1 di Liga Italia, Kamis (30/7) dini hari waktu Indonesia, menorehkan catatan-catatan individu pemain yang mengulang raihan Ricardo Kaka dan Filippo Inzaghi.

Baca Juga :  4 Bintang Barcelona yang Bakal Dibuang

Sempat melempem di awal musim hingga kompetisi dihentikan pada Maret lalu, Milan kemudian kembali tampil layaknya sebagai tim juara.

Di masa pandemi, anak asuh Stefano Pioli menampilkan permainan yang berbeda. Dalam 12 pertandingan terakhir, 11 di antaranya di Liga Italia, Milan tak terkalahkan.

Gelandang Hakan Calhanoglu menorehkan angka statistik yang pernah dibukukan legenda-legenda Milan, Kaka dan Inzaghi.

[Cnnindonesia]