Korban Penipuan Arisan Online Bertambah

3ab0f90c penipuan 1

BENGKULU – Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Bengkulu diketahui jika korban penipuan arisan online dari tersangka KD (23), warga Desa Durian Demang Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) tak hanya satu orang saja yakni, Halima Tussadya (24) warga Sawah Lebar, Kota Bengkulu.

Baca Juga :  Bengkulu bertambah 3 Kasus Positif Covid-19. Total 40 Kasus

Akan tetapi ada juga korban lainnya yakni, Yuni Lestari dengan kerugian sebesar Rp 4,5 juta, korban Reza Rahayu sebesar Rp 3,6 juta, dan korban Eka Meiliyen Dharma sebesar Rp 13.150.000.

“Total jumlah uang yang digelapkan oleh tersangka berjumlah Rp 33 juta. Untuk ketiga korban ini tidak melapor sehingga dijadikan sebagai saksi. Saat ini tersangka sudah ditahan guna memudahkan pemeriksaan,” kata Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Sudarno, S.Sos, MH, Rabu (29/7).

Baca Juga :  Terapkan Sekolah Tatap Muka, Gugus Tugas Bengkulu Akan Lakukan Swab Test

Sudarno mengungkapkan, KD ditangkap dan juga mengamankan barang bukti (BB) berupa tiga lembar fotokopi buku Rekening Koran Bank BCA atas nama korban, satu lembar screenshot postingan arisan yang dilakukan oleh tersangka tiga lembar screenshot Group WA arisan, serta satu lembar screenshot percakapan antara korban dengan tersangka.

Baca Juga :  Terus Bertambah Kasus Covid-19 di Provinsi Bengkulu

“Tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama delapan tahun,” pungkasnya. 

[Rakyatbengkulu]

Editor AG