Ngatijo, Pemilik Sapi Asal Bengkulu Yang Dibeli Jokowi Rp 52,5 Juta

Bengkulu Seperti Tahun-tahun sebelumnya Presiden RI, Joko Widodo kembali menyembelih sapi kurban di Provinsi Bengkulu saat Idul Adha.

Di masa pandemi Virus Corona ini, Presiden Jokowi menyiapkan 1 ekor sapi jenis Simental dengan berat 846 Kilogram untuk dipotong dan dibagikan kepada masyarakat Provinsi Bengkulu.

Sapi Jenis Simental ini dibeli dari peternak sapi lokal asal bengkulu, yakni Pak Ngatijo asal KElurahan Padang Rambun, Kecamatan Seluma Selatan Kabupaten Seluma dengan harga Rp. 52,500,000.-

“Sapi kurban pak presiden sudah disiapkan, termasuk administrasi pembayarannya telah selesai dari Sekretariat Kepresidenan RI. Hari ini (Senin, red)) rapat dengan staf Kepresidenan secara virtual,” kata Plt Kepala Disnakeswan Provinsi Bengkulu, drh. Nopiyeni, Senin (27/07/2020).

Menurut Nopiyeni, dalam penyediaan sapi kurban presiden ini pihaknya hanya membantu menyiapkan sesuai dengan spek yang diminta Sekretariat Kepresidenan RI.

Baca Juga :  Diduga Ada Keterlibatan Oknum Pegawai Lapas terkait Napi Tipu Wanita NTB

Begitu juga sebelum dilakukan pemotongan, akan dilakukan pemantauan sekaligus pengecekan kesehatan melalui uji laboratorium. Kemudian akan mengawasi proses pendistribusian dagingnya bagi masyarakat.

“Kita pastikan kondisi hewan kurban pak presiden dalam kondisi sehat. Tahun ini, sapi kurban pak presiden akan dipotong di Kabupaten Lebong tepatnya diserahkan ke Masjid Al Jihad Muhammadiyah di Muara Aman. Kita akan antarkan sapi kurban pak presiden ke lokasi satu hari sebelum pelaksanaan salat Id,” paparnya.

Saat ditanya mengenai pendustribusian daging sapi dari presiden, Nopiyeni menuturkan, itu diserahkan sepenuhnya kepada pengurus Masjid setempat.

Baca Juga :  Tolak Omnibus Law, KSPI Demo Di Depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu

“Kalau soal pembagian dagingnya, itu sepenuhnya diserahkan kepada pengurus masjid. Kita menjamin kesehatan sapi kurban pak presiden dengan pemeriksaan yang terus kita lakukan hingga tahap penyembelihan nantinya,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Asisten III Setprov Bengkulu, Gotri Suyatno mengatakan, hewan kurban ini rutin diberikan oleh presiden kepada masyarakat Bengkulu dan kali ini diberikan untuk masyarakat di Kabupaten Lebong.

Baca Juga :  Kapolda Bengkulu jadi Masyarakat Kehormatan Adat Bengkulu

“Hewan kurban pak presiden akan kita kirimkan ke Lebong pada tanggal 29 Juli. Sehingga nanti sehari sebelum hari raya idul adha, sapi kurban sudah berada di lokasi. Mudah-mudahan tahun depan kembali berlanjut dan akan diberikan untuk masyarakat kabupaten lain di Provinsi Bengkulu,” singkat Gotri.

[Rk]

Editor AG