Berstatus Tersangka, Bakal Calon Bupati Dijemput Paksa

Rejang Lebong — Bakal Calon Bupati Rejang Lebong, Syamsul Efendi-Hendra Wahyudiansyah yang saat ini sudah berstatus tersangka di jemput paksa oleh tim penyidik Polres Rejang Lebong, penjemputan paksa tersebut dilakukan pihak penyidik lantaran keduanya tidak memenuhi dua kali panggilan penyidik untuk dimintai keterangan.

Diketahui keduanya ditetapkan tersangka oleh penyidik atas perkara dugaan pencatutan dukungan KTP, dan pemalsuan tanda tangan sebagai berkas untuk syarat maju di Pilkada serentak 2020 melalui jalur perseorangan.

Baca Juga :  Pasien sembuh COVID-19 di Bengkulu: Mau sembuh ikuti anjuran dokter

Hanya saja dalam penjemputan yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong Polda Bengkulu, AKP Andi Kadesma, di rumah Syamsul Efendi yang bersangkutan tidak berada ditempat.

Saat melakukan penjemputan sekira pukul 12.30 WIB, petugas hanya bertemu dengan anak Syamsul dan ketua tim pemenangan, Maulana Ishak, berdasarkan keterangan Bigto Syamsul, anak dari Syamsul kepada petugas, saat dilakukan penjemputan sang ayah tidak berada di tempat.

Baca Juga :  Nomor Urut Paslon Pilkada Kabupaten Kepahiang, No 1 Ujang - Daus No 2 Hidayat - Nata

Semuanya sudah kami serahkan dengan penasehat hukum, jadi yang berkaitan dengan SAHE kami serahkan dengan kuasa hukum, yang berkompeten berbicara ini pihak Paslon dan kuasa hukum,” kata Bigto saat dikonfirmasi awak media, Rabu (22/7).

Berhubung yang bersangkutan tidak berada ditempat, petugas kemudian meninggalkan kediaman Syamsul sekira pukul 12.50 WIB.

Editor AG

[rmolbengkulu]