Tingkatkan Mutu KUA, Kemenag Kepahiang Gelar Bimtek

  • Bagikan
a4eef94e bimtek kua kepahiang 2

Kepahiang — Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA) di tingkat kecamatan, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kepahiang menyelenggarakan Bimbingan Tekni (BIMTEK) layanan KUA, Senin (20/7/20).

Kepala Kantor Kemenag Drs. H. Herman Yatim, MM mengatakan, hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan SDM bagi aparatur sipil negara dan semua sektor yang bekerja di KUA dengan tujuan agar pelayanan KUA kepada masyarakat semakin berkualitas.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 40 peserta yang berasal dari KUA se-Kabupaten Kepahiang, kegiatan Bimtek tersebut berdasarkan PMA no 34 tahun 2016 tentang tata kerja KUA Kecamatan. menurut Herman, kegiatan tersebut sangat penting agar pelayanan KUA menjadi lebih mudah dan berkualitas.

Baca Juga :  Perawat RSUD kepahiang Positif Covid-19, Keberadaannya Malah Ditolak Teman

” Kita berharap Bimtek ini dimanfaatkan secara sungguh-sungguh dan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di tempat tugas masing-masing, kemudian agar bekerja sesuai tupoksi yang diberikan,” sampai Herman.

52f9ada8 bimtek kua kepahiang 1
Tingkatkan Mutu KUA, Kemenag Kepahiang Gelar Bimtek 3

Dalam peningkatan mutu layanan KUA melakukan beberapa terobosan, berbagai terobosan yang dilakaukan itu memberikan dampak pada peningkatan kepuasan pada layanan KUA, dijelaskan selain pencatatan pernikahan KUA juga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

” Upaya lainnya ialah SDM di KUA juga harus dioptimalisasi dengan masuknya penyuluh agama Islam menjadi bagian dari KUA, dengan demikian fungsi KUA tidak hanya memberi pelayanan tapi juga memberikan bimbingan kepada masyarakat Islam,” jelas Herman.

Baca Juga :  Pelatih GSI Kabupaten Kepahiang Keluhkan Minimnya Biaya dan Peralatan

Herman melanjutkan, selain KUA melaksanakan sesuai tugas dan fungsinya diharapkan agar dapat membina majelis taklim, TPQ dan remaja Islam Masjid, kemudian melakukan koordinasi dengan Ulama, Ustad dan Da’i diwilyaha kerja masing-masing.

“Kita tidak dapat bekerja sendiri dalam melakukan bimbingan masyarakat islam, pemetaan yang kita instruksikan kepada KUA seperti pembinaan majelis taklim, RPQ dan Risma diharapkan ada peningkatan, termasuk pada Ustad dan Ulama harus bersama-sama melakukan penyuluhan pada masyarakat demi tujuan mewujudkan masyarakat yang religius,” tutup Herman.

  • Bagikan