Ronaldo Cetak Sejarah 30 Gol dengan Juventus

  • Bagikan
fdf6f1e7 ronaldo

Bola — Cristiano Ronaldo menjadi penentu kemenangan Juventus saat libas Lazio 2-1 di lanjutan Liga Italia, Selasa (21/7/2020). Ronaldo mencetak dua gol yang membuat Juventus semakin dekat dengan gelar juara.

Ronaldo mencetak dua gol cepat di babak kedua. Gol pertama terjadi lewat titik penalti di menit ke-51, gol kedua di menit ke-54 usai manfaatkan umpan Paulo Dybala.

Dengan dua gol itu, Ronaldo sudah mengemas 30 gol untuk Juventus musim ini. Dua gol ini sekaligus membuat Ronaldo cetak sejarah menjadi pemain pertama sejak 1950 yang mampu mencetak 30 gol untuk Juventus.

Baca Juga :  Milan di Puncak Klasemen, Juventus Terlempar

Liga Italia masih menyisakan empat pertandingan lagi dan Ronaldo masih haus gol. Ada rekor 36 gol Gonzalo Higuain di Napoli yang akan dikejarnya.

Meski begitu, Ronaldo tak terlalu memikirkan rekor-rekor pribadinya. Seperti apa komentarnya?

Komentar Ronaldo

FOTO: Ronaldo Bawa Juventus Kalahkan Lazio di Allianz Stadium
Pemain Juventus Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Lazio pada pertandingan Serie A di Allianz Stadium, Turin, Italia, Senin (20/7/2020). Dua gol Ronaldo membawa Juventus menang 2-1. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Ronaldo mengaku tak mementingkan rekor pribadi yang berhasil diraihnya. Dia lebih memilih kemenangan tim.

“Kami tahu ini laga sangat sulit melawan tim yang main bagus musim ini. Meski begitu, kami sadar bisa menang karena main di kandang, kami sangat bahagia,” ujarnya seperti dikutip Football Italia.

“Rekor selalu penting, tapi hal paling penting itu tim saya menang. Kami tim fenomenal dan kami menunjukkannya lagi hari ini, meski kami selalu ingin bangkit.”

Baca Juga :  Klasemen Liga Inggris Setelah Tottenham dan Arsenal Menang

Rekor Ronaldo

Dua gol Ronaldo juga membuat dia menjadi pemain pertama yang bisa mencetak setidaknya 50 gol di serie A, La Liga dan Liga Champions. Dia pemain tercepat bisa koleksi 50 gol di 61 laga.

Sebelumnya rekor ini dipegang oleh Andriy Shevchenko yang membutuhkan 68 laga.

“Rekor-rekor ini tentu selalu manis. Gelar Capocannonier itu alami saja sebagai konsekuensi dari mencetak gol di pertandingan untuk tim,” ujarnya.

  • Bagikan