Ternak Ikan Gabus

Ikan ajaib alias ikan Gabus merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki banyak manfaat. Salah satu manfaat yang biasa digunakan oleh orang-orang adalah dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Tak jarang pula orang yang memelihara bahkan membudidayakannya karena memiliki peluang bisnis yang besar. Benar sekali, ternak ikan Gabus merupakan bisnis yang memberikan keuntungan besar.

Ikan Gabus memiliki daya jual dan untung yang tinggi, sama seperti jenis ikan air tawar lainnya. hal tersebut dikarenakan ikan ini mengandung gizi yang sangat tinggi, sehingga banyak orang hingga restoran yang mengincarnya. Maka dari itu, Anda harus memulai usaha ini dengan mempelajari cara ternaknya seperti berikut ini.

Cara Ternak Ikan Gabus

1. Memilih kolamGambar Kolam Ikan Budidaya Gabus

Ketika hendak membudidayakan ikan Gabus, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memilih kolam. Terdapat tiga jenis kolam yang dapat Anda pilih untuk membudidayakan ikan air tawar jenis ini.

Baca Juga :  Bursa Prediksi IPO Tahun Ini Lebih Rendah, Efek Covid-19

Mulai dari kolam tanah, kolam terpal hingga kolam beton yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda.

  •  Kolam Terpal
    Kolam terpal merupakan salah satu jenis kolam yang sedang populer digunakan untuk budidaya ikan, termasuk ikan Gabus. Kolam ini memiliki beragam keunggulan, mulai dari minim lumpur sehingga tidak licin dan mempermudah saat panen, daya tampung air anti bocor, anti hama, tidak berbau dan dapat menjaga suhu kolam tetap stabil.
  • Kolam Tanah
    Kolam tanah merupakan pilihan tradisional yang tidak memerlukan perlengkapan tambahan lagi. Cara membuat kolam ini sangat sederhana yakni hanya perlu menggali tanah hingga kedalaman yang telah ditentukan. Keunggulan kolam tanah antara lain hemat air, mendapat asupan pakan ikan alami dan airnya akan lebih subur.
  • Kolam Beton
    Jenis kolam ketiga yaitu kolam beton yang harus dirawat secara rutin dengan perawatan yang lumayan sulit. Namun, kolam jenis ini juga memiliki keunggulan yang sangat banyak mulai dari ikan tidak akan berbau lumpur, kolam mudah dibersihkan, air tidak tercemar lumpur dan lebih awet daripada jenis kolam lainnya.
Baca Juga :  Cara Ternak Lele | Mudah

2. Memilih induk ikanGambar Induk Ikan Gabus

Indukan ikan Gabus merupakan faktor paling mempengaruhi hasil panen nantinya. Maka dari itu, Anda harus memilih indukan yang berkualitas dan sempurna agar budidaya berhasil dan memperoleh ikan

Gabus yang bagus. Pilihlah indukan ikan Gabus yang memiliki berat sekitar 1 Kg, pergerakan ikan aktif alias gesit dan dalam keadaan sehat.

3. Pemijahan ikan Gabus

Proses pemijahan merupakan pelepasan sel sperma pada telur ikan yang digunakan dalam proses pembuahan sehingga akan lahir bibit-bibit ikan Gabus baru.

Pada proses ini Anda perlu menyiapkan sekitar 20-35 induk ikan Gabus jantan dan betina yang diletakan pada satu kolam yang sama.

4. Penetasan telur dan penebaran benih

Gambar Benih Larva Ikan Gabus
nakamaaquatics.id

Setelah proses pemijahan dan telur yang dihasilkan oleh ikan Gabus sudah ada, maka Anda dapat mengangkatnya dengan menggunakan sekupnet halus, kemudian pindahkan ke dalam akuarium bening untuk ditetaskan secara alami. Telur-telur ikan Gabus tersebut akan menetas dalam waktu 24 jam setelah dipindahkan ke dalam akuarium bening.

Saat telur-telur telah menetas, Anda harus memastikan akuarium dalam keadaan bersih setiap harinya. Hal tersebut bertujuan agar benih-benih ikan dapat hidup dengan baik.

Baca Juga :  Budidaya Porang, Tanaman Bernilai Ekonomis Tinggi

Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa suhu air tetap pada tingkatan yang stabil alias tidak terlalu dingin atau terlalu panas.

Benih-benih ikan Gabus yang masih dalam bentuk larva ikan harus benar-benar dijaga agar bisa tumbuh dan berkembang. Setelah usia larva sudah memasuki usia 2 minggu, barulah Anda bisa menebarkan benih-benih tersebut ke dalam kolam yang lebih besar.

5. Memilih pakan

Gambar Pakan Larva BenihIkan Gabus
agromedia.net

Pakan ikan Gabus sangat bervariasi dan mudah untuk didapatkan. Anda bisa membelinya langsung di pusat pakan peliharaan atau membuatnya sendiri di rumah.

Pakan buatan sendiri dapat dibuat dari bahan-bahan, seperti daging ampasan, anakan rayap dan juga sisa ikan teri atau membuat makanan super dari bahan bekatul atau ampas tahu.

Perlu Anda ketahui, bahwa ikan Gabus merupakan jenis ikan kanibal yang akan memakan kawanannya sendiri saat lapar. Oleh karena itu, Anda harus memastikan jumlah asupan makanan untuk ikan Gabus cukup alias tidak kurang sehingga mereka tidak akan memakan kawanannya sendiri.

Demikian langkah-langkah ternak ikan Gabus yang bisa Anda ikuti dan terapkan di rumah. Bisnis satu ini cukup menjanjikan karena permintaan pasar sangat tinggi dan harga jual ikan Gabus juga sangat tinggi.

Editor AG

semua konten milik akuatik.id