Ancam Video Syur Disebar, IRT Asal Bengkulu Lapor Polisi

BENGKULU – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial E (34), warga Pagar Dewa Kecamatan Selebar harus melapor ke Polda Bengkulu setelah diancam video syur alias video berkonten pornografi miliknya disebar oleh terlapor berinisial Al. Terlapor sendiri merupakan kenalan korban di media sosial (Medsos).

Baca Juga :  Update Covid-19 Bengkulu : Tambah 4 Kasus Positif

Dari laporan yang disampaikan pelapor ke Polda Bengkulu disebutkan peristiwa berawal pada Juni 2020 lalu berkenalan dengan terlapor di Medsos. Dalam prosesnya, belakangan diketahui jika pelapor mengetahui jika terlapor sudah berkeluarga dan atas hal itulah tidak mau lagi berkomunikasi dengan terlapor.

Namun, terlapor malah memeras pelapor dengan meminta uang sebesar Rp 10 juta sembari mengancam akan menyebarkan video syur milik pelapor. Akan tetapi, permintaan tersebut diabaikan pelapor. Kemudian terlapor mengirimkan video tersebut ke akun Medsos milik terlapor.

Baca Juga :  Bertambah 1 Kasus Covid-19 di Bengkulu, Tertular dari Klaster Sekretariat DPRD Kota

Merasa tak senang dengan hal itulah, pelapor kemudian memilih memperkarakannya ke Polda Bengkulu dalam dugaan kasus pelanggaran UU ITE dan pornografi.

Setiap laporan akan kita proses dan tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan,” ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Sudarno, S.Sos, MH, Selasa (21/7).

Baca Juga :  Pelajar Bengkulu Korban Pemerasan dan Pemukulan

Editor AG

[Dilansir langsung rakyatbengkulu.com]