7 Ciri-ciri Jodoh Sudah Dekat Menurut Islam

Islami — Bagi umat Islam, tidak ada contoh atau preseden yang lebih baik dari suami ideal selain Nabi Muhammad SAW. Dia adalah suami yang paling pengasih, baik hati, rendah hati, penyayang, setia, layak dipercaya, dan murah hati yang pernah ada; memang teladannya dalam setiap segi kehidupan adalah sempurna dan daftar sifat-sifatnya terlalu banyak untuk disebutkan.

Karena alasan ini, ia adalah standar yang harus digunakan setiap wanita Muslim ketika mencari pasangan hidup. Untuk pria Muslim, standar yang harus dicari dalam istri yang ideal ditemukan dalam tradisi kenabian:

“Wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya; maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung.” (Al Bukhari)

Allah telah menulis ketentuan untuk setiap jiwa di bumi ini, termasuk siapa yang kita nikahi.

Allah berfirman, “Tidak ada satu pun makhluk di bumi kecuali bahwa Allah memelihara ketentuannya” [Quran 11: 6].

Dalam pengertian ini, kita yang ditakdirkan untuk menikah dalam kehidupan ini memang memiliki ‘belahan jiwa’. Namun, ini tidak berarti bahwa belahan jiwa seseorang menjamin satu kebahagiaan duniawi, karena bahkan pasangan yang paling pengasih sekalipun adalah ujian kesabaran. Sukacita abadi hanya terletak di surga.

Bagi Anda yang sedang mencari dan dalam proses penemuan jodoh, tanda-tanda berikut bisa menjadi obor yang membantu Anda mendapat penerangan apakah orang yang sedang bersama Anda saat ini adalah jodoh Anda. Berikut ciri-ciri jodoh sudah dekat menurut Islam:

Ciri-ciri Jodoh Sudah Dekat

وَمِن كُلِّ شَىْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Baca Juga :  Islam Pun Membenci Perbuatan Pelakor, Ini Azab Pedih Bagi Mereka

Wa ming kulli syai’in khalaqnā zaujaini la’allakum tażakkarụn

Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan seperti lelaki dan perempuan, langit dan bumi, daratan dan lautan, agar kalian mengingat keesaan Allah yang menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan dan mengingat kekuasaan-Nya. (Quran Surat Az-Zariyat Ayat 49)

Jadi bagaimana kita tahu belahan jiwa kita? Mengenal diri sendiri memberikan keyakinan dan iman untuk menegaskan keakraban alami yang akan Anda alami. Namun, dasar dari pengetahuan ini berasal dari kebenaran dalam firman Allah. Melalui mendasarkan persepsi kita pada Alquran kita mencegah diri kita dari menjadi tawanan dengan apa yang kita pikir adalah belahan jiwa.

1. Anda Memiliki Firasat Saat Proses Mengenal Calon Pasangan Anda

Sesuatu yang jauh di dalam hati memberi tahu Anda bahwa ini adalah yang sempurna untuk Anda. Seolah-olah ada kekuatan spiritual yang mendorong Anda untuk melepaskan semua yang Anda harapkan sebelumnya dan memberikan diri Anda sepenuhnya.

Tentu saja hal ini tidak sesederhana Anda mendapatkan bisikan ataupun hal aneh lainnya. Sebagai seorang Muslim yang baik, memastikannya dengan salat istiqarah di kala mengharapkan petunjukkan sangat disarankan.

Jadi setelah setidaknya Anda merasa bahwa orang di depan Anda adalah orang yang tepat untuk Anda nikahi, jangan lupa untuk tetap mengenali petunjuk lainnya.2 dari 4 halaman

2. Memiliki Iman dan Sifat yang Mirip

Ciri-ciri jodoh sudah dekat menurut tanda yang diberikan Allah yang kedua adalah memiliki iman dan sifat yang mirip dengan Anda.

Baca Juga :  Bolehkah Menggunakan Dana Haji Setelah Kita Membatalkannya ?

Seperti yang terkandung dalam surat An-Nuur ayat 26 yang memiliki makna bahwa seorang wanita baik-baik akan berjodoh dengan laki-laki yang baik pula. Jodoh merupakan cerminan diri, jadi setiap orang akan mendapatkan jodoh yang tepat baginya. 

3. Anda Nyaman Menjadi Diri Sendiri Begitu Juga Dengan Calon Anda

Ciri-ciri jodoh sudah dekat selanjutnya adalah dia akan selalu tampil apa adanya di depan Anda begitu juga sebaliknya. Tidak ada yang dibuat-buat dan dipaksakan dalam semua tingkah laku dan gerak geriknya.

Semua kelakuannya merupakan bagaimana dia yang sebenarnya, asli tanpa kepalsuan. Bisanya hal ini bisa dilihat dari kenyamanan yang ditunjukkannya. Bila dia terlihat kurang nyaman dengan apa yang dilakukannya dan gayanya di depan Anda, maka sudah dapat dipastikan dia sedang bersandiwara. Namun bila penampilannya dan kelakuannya tampak spontan, mungkin saja dia adalah jodoh Anda.3 dari 4 halaman

4. Saling Percaya

Ciri-ciri jodoh sudah dekat berikutnya adalah Anda bisa memberikan kepercayaan pada calon Anda. Bila Anda menemukan orang yang sangat jujur dan rasanya kamu akan percaya padanya, maka mungkin saja itu adalah tanda-tanda petunjuk jodoh dari Allah.

Saat Anda percaya pada seseorang dalam menceritakan berbagai rahasia yang Anda miliki, dan Anda merasa tidak bisa menyembunyikan apapun darinya, maka mungkin dia adalah orang yang selama ini Anda nanti-nantikan.

5. Bisa Saling Memahami

Bagi Anda yang memang ditakdirkan berjodoh, maka Anda dan pasangan akan saling memahami satu sama lainnya. Bila Anda sedang mengalami kesulitan, maka dia akan berusaha untuk membantu Anda. Baik susah atau senang dirasakan, dia akan selalu ada untuk Anda.

Baca Juga :  Berkali-kali Disebut Rasulullah SAW Binatang Buas ini Akan Muncul Sebagai Tanda Kiamat

Dia juga akan selalu bersedia mengarungi setiap pasang surut sebuah hubungan. Bila pasangan Anda selalu bersama dengan Anda, baik dalam suka maupun duka, tentu hal ini bisa menjadi tanda bila dirinya jodoh Anda.

6. Tidak Mencari yang Lain

Ciri-ciri jodoh sudah dekat selanjutnya adalah ketika keduanya sudah menemukan seseorang yang dapat membuatnya merasa hidup kurang lengkap ketika orang itu tidak ada di samping kita. Nah, kalau ini sudah Anda rasakan, maka ini bisa jadi pertanda dari Allah kalau dia adalah jodoh Anda.

Dengan demikian, orang tersebut akan membuat Anda untuk berhenti mencari yang lain, meskipun orang tersebut penuh dengan kekurangan.4 dari 4 halaman

7. Memiliki Tujuan Bersama

Sangat penting untuk mengenal diri sendiri terlebih dahulu dan kemudian mempertimbangkan apakah Anda berbagi tujuan bersama dengan pasangan Anda. 

Apakah Anda berdua memiliki cita-cita, nilai, impian, dan aspirasi yang sama? Anda berdua harus menuju ke arah yang sama. Jika pasangan Anda memiliki impian dan aspirasi yang berlawanan dengan Anda, Anda tidak dapat berbagi kehidupan bersama, bahkan jika orang itu baik.

Anda mungkin berkata: “Bagaimana jika mereka tidak memiliki tujuan dan mau pergi ke arah mana pun saya pergi”?

Hati-hati dengan jenis pemikiran ini; bersama seseorang yang kurang memiliki kesadaran diri dan arahan dalam hidupnya hanya akan mempersulit hidup Anda. 

Dia perlu menjadi dewasa dan mengembangkan rasa diri sebelum dia dapat membuat keputusan penting seumur hidup.

Banyak pasangan menemukan diri mereka dalam perjalanan menuju perceraian karena setelah fase awal bulan madu selesai, pasangan mulai menyadari tujuan hidup mereka berbeda dari pasangan mereka. Penting untuk berada di halaman yang sama pada awalnya.

Di awal hubungan, buat titik untuk membahas masalah-masalah seperti berapa banyak anak yang ingin Anda miliki, bagaimana Anda akan membesarkan mereka, nilai-nilai apa yang ingin Anda tanam di dalamnya, dan jenis gaya hidup apa yang ingin Anda miliki, dan lain-lain.

Editor AG

[merdeka.com]