TK, SD/SMP Sebaiknya Jangan Dulu KBM Tatap Muka, Sampai Zacky

  • Bagikan
98451479 sekolah

BENGKULU – Kebijakan Pemerintah Kota Bengkulu yang menginstruksikan agar kegiatan belajar mengajar tingkat PAUD/TK, SD/MI dan SMP/MTs dilakukan secara online didasarkan atas pertimbangan keselamatan anak-anak didik. Hal ini mengingat penularan virus corona masih terus terjadi. Bahkan jumlah kasus positif terus meningkat.

“Kebijakan itu juga selaras dengan arahan pemerintah pusat agar menghindari dulu kegiatan belajar tatap muka untuk daerah dengan zona merah. Karena Kota Bengkulu masih zona merah, pilihan belajar dari rumah adalah yang paling bijak,” ujar anggota Tim Percepatan Pembangunan Kota Bengkulu (TP2KB), Zacky Antony, SH, MH, Senin (20/7).

Dikatakan Zacky, mengenai ada orangtua menginginkan kegiatan belajar tatap muka, dirinya bisa memahami. Tapi dia juga mengingatkan bahwa banyak juga orangtua yang keberatan anaknya sekolah tatap muka. Hal ini perlu disikapi secara arif oleh pihak sekolah atau yayasan.

Baca Juga :  Diduga Ada Keterlibatan Oknum Pegawai Lapas terkait Napi Tipu Wanita NTB

“Kalau tingkat SMA atau SMK, mungkin bisa dilakukan kombinasi tatap muka dengan mata pelajaran tertentu. Tapi kalau untuk TK, SD dan SMP, sebaiknya jangan dululah. Terlalu berisiko. Anak-anak TK dan SD itu masih butuh bimbingan dan arahan. Beda kalau SMA dan perguruan tinggi, mereka sudah mengerti,” katanya.

Baca Juga :  Pelaku perampasan motor di lintas Curup-Lubuk Linggau Diburu Polisi

Jangan sampai, lanjut dia, kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka TK, SD dan SMP tersebut membuka klaster baru virus Corona. “Sekarang kita memang dituntut banyak bersabar. Semua lagi sulit. Kita menghadapi musuh yang tidak kelihatan. Tapi yang paling bijak adalah kita menghindari dulu KBM tatap muka, khususnya anak TK, PAUD, SD termasuk SMP,” katanya.

Editor AG

Sumber RB

  • Bagikan