Manfaat Bacakan Dongeng Islami tentang Nabi Pada Anak

  • Bagikan
0bd8d4a6 dongeng anak sebelum tidur

Anak-anak tentu senang dibacakan cerita. Ada banyak macam cerita yang bisa Bunda bacakan, salah satunya kisah Islami tentang para Nabi. Dongeng dan cerita ini tentu berbeda karena lebih menyajikan fakta dan kebenaran.

Terkait membacakan buku cerita ke anak, dikatakan Sarah McGeown, dosen psikologi perkembangan di Universitas Edinburgh, membaca buku cerita dan bercerita dengan anak merupakan aktivitas bonding yang menyenangkan. Kosakata anak juga lebih luas, bisa mengembangkan dan memelihara keterampilan bahasa mereka. Bahkan membaca cerita juga membuat anak mampu berpikir kreatif, lho.

Sementara itu, dijelaskan Dr. Akbar Salehi, asisten profesor di Philosophy of Education, Kharazmi University, Teheran, Iran, dalam Journal Of Islamic Studies and Cultur, kisah yang ada dalam Alquran terlihat begitu nyata unsur kebenarannya. Menurutnya, diceritakan kembali peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi.

Memang dalam penyampaiannya, penulis atau pendongeng berusaha menjelaskan beberapa fakta, tapi tujuan utamanya membuat pembaca bisa menghubungkan dan mengidentifikasi tiap fakta yang ada.

“Salah satu tujuan terpenting dari kisah-kisah Quran adalah untuk menjelaskan fakta-fakta yang ada,” kata Salehi, dikutip dari JISCNet.

Salehi mengatakan, banyak pelajaran dari membacakan kisah-kisah yang ada dalam Alquran, termasuk cerita para Nabi dan sahabat.

1. Menjelaskan fakta-fakta

Baca Juga :  Para Istri, Semoga Semua Keluh Kesah Dan Lelahmu Berbuah Surga

Salah satu tujuan terpenting membaca kisah-kisah dalam Alquran, kata Salehi, yakni menjelaskan fakta-fakta yang ada.

Misal, dalam kisah para Nabi menceritakan perjalanan hidup, mukjizat para nabi dalam menghadapi raja dan orang-orang yang merendahkan, juga menentang ajaran para Nabi. Dan akhirnya, cerita tersebut menjelaskan biografi para Nabi mulai dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad.

2. Berpikir

Kisah-kisah Alquran yang nyata bisa memberikan kita kesempatan untuk mengetahui kebenaran. Kita bisa belajar berpikir dalam membedakan benar dan salah, sehingga bisa menentukan pilihan mengambil jalan hidup yang benar. Inilah nilai yang bisa orang tua tanamkan pada anak.

“Kisah-kisah nyata ini menghasilkan pemikiran dan perenungan, serta membuat orang terbiasa dengan fakta-fakta rumit,” kata Salehi.

Mother and daughter reading book on the floor.Ilustrasi bacakan dongeng/ Foto: Getty Images/Petar Chernaev

3. Peringatan

Salehi menjelaskan, dalam Alquran, Allah telah mengirim para Nabi dengan kitabnya dan bukti-bukti yang ada. Juga peringatan bagi manusia tentang larangan dan ganjaran yang sudah diberitahukan kepada para Nabi.

Ia mencontohkan kisah Nabi Nuh, yang menenggelamkan para manusia yang tidak mengikuti ajarannya. Ini menunjukkan kepada manusia bahwa ada ganjaran akibat perbuatan tidak baik.

4. Ketekunan

Dalam kisah Nabi dan para sahabat, kata Salehi, ditunjukkan bagaimana perjuangan para Nabi yang dengan tekunnya memberikan ajaran Tauhid. Contohnya saja Nabi Nuh yang tetap bertahan dengan semua tantangan yang dihadapinya.

Baca Juga :  Mengapa Allah SWT Menciptakan Bencana ?

5. Ketenangan

Salah satu tujuan cerita Alquran seperti kisah Nabi adalah menciptakan kenyamanan, ketenangan, dan kedamaian.

6. Sebagai teladan

Salah satu fungsi dan tujuan kisah dalam Alquran adalah menjadikan teladan, dengan menceritakan petualangan para Nabi dan para pengikutnya, sehingga yang mendengarkan atau membaca cerita itu bisa memperbaiki tindakan dan perilaku. Ini bisa jadi teladan bagi anak, Bunda.

“Tentu saja, kemampuan ini ada pada orang yang menggunakan penalaran mereka dan berpikir dengan baik,” ujar Salehi.

7. Ilmu dan pengetahuan

Kisah di dalam Alquran ini menceritakan kondisi pendahulu dan sejarah untuk menghilangkan keraguan dan ambiguitas pada orang-orang zaman sekarang.

8. Memahami kebenaran

Selain menyuguhkan fakta dan kebenaran, Alquran juga mengomunikasikan kebenaran dengan menyajikan peristiwa sejarah kepada pembacanya. Kisah-kisah dalam Alquran yang sangat diminati ini memberikan kita kesempatan untuk memahami fakta-fakta berdasarkan pemahaman sendiri.

Bagi Bunda yang ingin membacakan kisah para Nabi pada anak-anak, selain Alquran, bisa juga dari buku cerita atau dongeng Islami dengan bahasa yang lebih mudah dipahami anak.

Editor AG

Sumber Haibunda

  • Bagikan