HAnya Karena Warisan, 4 Wanita di Banyuasin Sumsel Nekat Gugat Ibu Kandungnya Sendiri

  • Bagikan
0eb93c4a banyuasin

Kuasa Hukum Penggugat, Achmad Azhari menuturkan kronologi hingga akhirnya kliennya memutuskan untuk menggugat ibu kandungnya secara hukum.

Gugatan perbuatan melawan hukum itu ditujukan kepada lima orang, di antaranya Darmina (ibu penguggat), Angga, Notaris Fahrizal, Lurah Kedondong Raye dan Camat Banyuasin III.

Objek sengketa merupakan tanah seluas 12.000 meter persegi, terdiri dari 3 surat yang teletak di Jalan Mutiara, Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin, Sumatera Selatan.

Gugatan perdata itu didaftarkan ke Pengadilan Negeri Kelas II Banyuasin pada 25 Juni 2020 lalu dan saat ini dalam tahap pemeriksaan berkas.

“Kamis kemarin (16 Juli 2020) baru agenda pemeriksaan berkas, ditunda hingga Minggu depan karena berkas tergugat belum lengkap,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat 17 Juli 2020 kemarin.

Ia menyampaikan persoalan ini merupakan persoalan keluarga besar pasangan almarhum Afla Kazim dan Darmina.

Keduanya suami istri itu memiliki lima orang anak yakni Agustina Herawati, Abdul Gani, Milakaturina, Aprilina, dan Sinta Dewi.

“Empat orang wanita anak Afla Kazim ini merupakan klien kami, sementara tergugat adalah Darmina merupakan ibu kandung dan Angga merupakan anak dari Abdul Gani, artinya adalah keponakan,” katanya sebagaimana diberitakan Fixpalembang.com sebelumnya dalam artikel “Wanita 78 Tahun di Banyuasin Digugat Putri-putrinya, Perkara Tanah Warisan”.

Persoalan ini dimulai setelah Afla Kazim yang merupakan kepala keluarga wafat pada 7 April 2019 lalu.

Saat itu Aprilina dipercayakan oleh Afla Kazim untuk memegang surat tanah yang menjadi sengketa.

Sebelum wafat, Afla Kazim berpesan untuk tidak menjual tanah itu dan digunakan untuk usaha anak cucunya kelak.

Darmina (78), nenek asal Banyuasin yang digugat anak dan cucunya perihal jual beli tanah warisan mendiang suaminya (Liputan6.com / Nefri Inge)

Tapi nyatanya, usai Afla Kazim wafat pada April tahun lalu, Aprilina yang memegang surat itu malah dilaporkan polisi oleh Angga.

Baca Juga :  Jalan Kabupaten Rusak, ini Saran Gubernur – cakrawalarafflesia

Editor AG

Sumber idnews

  • Bagikan
Positive SSL