Guru Positif Corona, Semua Sekolah di Kota Pariaman Ditutup

  • Bagikan
1150c79d 5f0bdd024ffa0

Pariaman — Seorang guru dan operator sekolah di Kota Pariaman, Sumatera Barat, positif terjangkit virus corona atau Covid-19.

Sekolah yang semula sempat dibuka secara tatap muka sejak 13 Juli 2020, terpaksa ditutup dan diganti dengan pembelajaran online terhitung Senin (20/7/2020) ini.

“Pada Minggu kemarin ditemukan kasus terkonfirmasi positif dua orang di Kota Pariaman. Sekolah di daerah itu kembali ditutup,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumbar Jasman Rizal saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Baca Juga :  5.918 Orang Diamankan, 240 Proses Pidana Dan 87 Ditahan Dalam Demo Rusuh Tolak UU Cipta Kerja

Jasman mengatakan, Kota Pariaman sebelumnya adalah satu dari empat daerah di Sumbar yang masuk zona hijau selain Pesisir Selatan, Kota Sawahlunto dan Pasaman Barat.

Kota Pariaman kemudian membuka sekolah mulai dari kelas IV SD hingga SMA secara tatap muka.

“Karena ditemukan dua kasus baru, maka di daerah itu sekolah kembali ditutup secara tatap muka,” kata Jasman.

Baca Juga :  Black Box Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan

Menurut Jasman, Pemerintah Kota Pariaman telah melakukan tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan dua pasien tersebut.

Tracing dilakukan guna mengetahui orang-orang yang sudah kontak dan kemudian dilakukan tes swab agar memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saat ini petugas melakukan tracing dan kemudian orang yang pernah kontak dilakukan tes swab,” kata Jasman.

Editor AG

SUMBER KOMPAS

  • Bagikan
Positive SSL