LAN Pastikan Tak Lockdown Kantor Setelah Satu Pegawainya Meninggal karena Corona

  • Bagikan
8cf4283f pegawai lan dian alin mulyasari 43

Lembaga Administrasi Negara (LAN) mengatakan pihaknya tetap memberlakukan sistem kerja normal dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan virus Corona (COVID-19). Operasional kantor berlangsung seperti biasa meski ada salah satu pegawainya meningga dunia akibat virus Corona.

“Kantor tetap berjalan seperti biasa, tidak ada lockdown, dan tidak ada cluster corona baru di LAN,” kata Kepala Biro Hukum dan Humas LAN, Tri Atmojo Sejati, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/7/2020).

Jati menuturkan serangkaian kegiatan di kantor LAN, mulai dari kegiatan kunjungan dan dialog dengan delegasi Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Sespim Lemdik) Polri melalui teleconference pada Rabu (15/7), Webinar Kemitraan antara LAN dengan Tanoto Foundation Seri II dengan tema ‘Transformasi Manajemen ASN untuk ASN Unggul’ pada Kamis (16/7) hingga penutupan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Golongan II dan Golongan III, Gelombang I Tahun 2020 yang berlangsung di Graha Makarti Bhakti Nagara, Kantor LAN, Pejompongan, Jakarta Pusat pada Jumat (17/7).

“Kami sudah sangat siap, baik secara sistem maupun personel, sehingga semua kegiatan dan pelayanan tetap berjalan dengan cepat dan berkualitas prima.” ungkap Jati.

Baca Juga :  Kemendikbud Perpanjang Jadwal Setor No HP Kuota Siswa Sampai 11 September

Dia kemudian menjelaskan dalam kegiatan bersama Polri, pimpinan delegasi Sespim Lemdiklat Irjen Panca Putra Simanjuntak menyampaikan kedatangannya untuk belajar langsung dari LAN mengenai proses pengembangan kompetensi pegawai melalui pendidikan dan pelatihan ASN. Pada kesempatan yang sama, Kepala LAN, Dr Adi Suryanto menyampaikan perlunya kolaborasi yang kuat antar lembaga pelatihan, sehingga apa yang Presiden Joko Widodo (Jokowi) harapkan, yakni mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berkompetensi tinggi, dapat tercapai.

Dalam acara webinar melalui aplikasi Zoom dan YouTube resmi mereka yang diikuti 1.000 peserta, LAN menjelaskan upayanya dalam mengembangkan kompetensi ASN yakni melalui ASN Corporate University. Upaya itu diharapkan dapat melahirkan ASN yang mampu memberikan pelayanan publik secara prima, sehingga dapat menjadi katalisator peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Masih kata Jati, dalam kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) golongan II dan golongan III gelombang I tahun 2020, Deputi Bidang Penyelenggaraan Kompetensi ASN LAN Dr Basseng menyatakan pelatihan dasar CPNS merupakan penyelenggaraan piloting latsar pola baru, yang bertujuan mempersiapkan kader terbaik atau talent pool dari bibit unggul saat pandemi COVID-19.

Baca Juga :  Tak Puas Dengan Maaf Nadiem, 3 Ormas Mundur

“Kegiatan latsar ini dilaksanakan dengan metode blended learning yang memadukan metode pembelajaran jarak jauh (distance learning) dan metode klasikal dengan menerapkan secara ketat dan disiplin protokol COVID-19,” terang Jati.

Sebelumnya diberitakan, LAN berduka karena Analis Kebijakan Muda selaku Koordinator Humas dan Protokol Dian Alin Mulyasari meninggal karena terinfeksi Corona. Dian berpulang di RSUD Tangerang pada Senin (13/7) pukul 13.20 WIB.

Saat itu Jati mengatakan Dian awalnya mengeluhkan demam yang dideritanya sejak 3 minggu lalu. Penyakit asma yang dideritanya juga semakin dirasakan.

Akhirnya Dian melakukan karantina mandiri selama sakit. Dian juga sudah melakukan rapid test dan swab test dengan hasil negatif Corona. Namun, setelah kondisinya membaik dan melakukan swab test kembali, Dian dinyatakan positif Corona.

Setelah dinyatakan positif Corona, Dian kemudian dipindah ke RSUD Tangerang untuk menjalani perawatan.

Editor AG

Sumber Detikcom

  • Bagikan