Komisioner Bawaslu RI Pantau Langsung Proses Coklit di Kepahiang

  • Bagikan
fdab7ced dika bawaslu ri turun langsung melakukan pengawasan proses coklit di desa kutorejo 4 1170x700 1

Kepahiang — Komisioner Bawaslu, RI Mochammad Afifuddin, S. Th, I, M.Si turun langsung melakukan pengawasan terhadap proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih di Kabupaten Kepahiang, Rabu (15/07/2020).

Bertempat di Desa Kutorejo Kecamatan Kepahiang, Koordinator Divisi (Kordiv) pengawasan Bawaslu RI ini turun dan melaksanakan pengawasan terhadap 2 titik proses Coklit data pemilih dengan cara menyaksikannya langsung.

Awalnya pengawasan terhadap proses Coklit ini, dilakukan M. Afif di rumah Ir. Nyayu Elia Hasanah, M.Si. Di kediaman Kadis Dukcapil Kabupaten Kepahiang ini, Afif langsung menyaksikan proses Coklit yang dilaksanakan KPU Kabupaten Kepahiang melalui Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) Desa Kutorejo.

Tak hanya seremonial saja, di tempat ini proses Coklit serentak diawasinya dari awal sampai dengan prosesnya selesai, kemudian Afif melanjutkan proses pengawasannya di salah satu rumah warga setempat lainnya.

Baca Juga :  Bupati Kepahiang Bantu Korban Kebakaran Desa Sosokan Cinta Mandi

Hari ini adalah hari dimana proses Coklit serentak dimulai. Hari ini juga saya dan jajaran Bawaslu Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Kepahiang, sengaja turun untuk melakukan pengawasan langsung di lapangan,” ujar Afif.

Selain melakukan pengawasan langsung, Afif juga menerangkan kedatangannya sekaligus melakukan supervisi terhadap jajaran Gakkumdu di Kabupaten Kepahiang. Afif menyarankan agar persiapan jajaran Gakkumdu harus matang jauh sebelum Pilkada dilaksanakan.

Saya juga berharap mereka bisa bekerja dengan prinsif – prinsif penegakan hukum yang sesuai ketentuan. Saran saya sebagai bagian dari penyelenggara, Gakkumdu dan Bawaslu harus bekerja sesuai ketentuan dan bersifat netral,” ungkapnya.

Bawaslu Kepahiang diminta melakukan pengawasan lebih maksimal, menggunakan metode lincah serta aktif. Sebagai kabupaten yang berada di garis perbatasan provinsi, Kabupaten Kepahiang memiliki kelompok masyarakat marginal yang terkesan lebih rawan.

Baca Juga :  Ngobrol Bareng Satlantas Kepahiang di Mountain Valley Kabawetan

Oleh karena itu untuk mengantisipasi potensi eksodus ini, jajaran pengawas lebih aktif dalam melakukan proses pengawasn tahapan Coklit yang saat ini sudah berlangsung.

Selain memastikan masyarakat Kepahiang masuk dalam daftar pemilih, Bawaslu Kabupaten Kepahiang juga bertugas untuk memastikan tidak ada orang luar yang masuk dalam daftar pemilih Kabupaten Kepahiang,tutupnya.

Editor AG

Sumber Radarkepahiang

  • Bagikan