Ngotot Isolasi Mandiri, Suami dan Anak Pasien 10 Covid-19 Kepahiang Terpaksa Diungsikan

  • Bagikan
5b540100 img 20200711 wa0003 1170x576 1

Kepahiang — Kasus positif Virus Corona Kabupaten Kepahiang terus bertambah, per Minggu (12/07/2020) diketahui terdapat 1 kasus positif Covid-19 tambahan. Yakni, seorang perempuan berusia 40 dari Desa Bukit Sari Kecamatan Kabawetan.

Pasien 10 Covid-19 Kabupaten Kepahiang ini merupakan adik kandung dari istri almarhum pasien 05 atau pasien 06, yang saat ini juga sudah positif terpapar Covid-19.

Semula yang bersangkutan menjadi bagian dari sasaran tracking gugus tugas Kabupaten Kepahiang. Hingga kemudian dipastikan positif Covid-19 usai hasil swab diterima, Sabtu (11/07/2020). Mirisnya, pasien 10 Covid-19 Kepahiang ini menolak mengikuti ketentuan untuk isolasi.

Baca Juga :  Masyarakat Bengkulu Yang Melaksanakan Sholat Berjamaah Dipastikan Aman Oleh Gubernur

Kadis Kesehatan Kabupaten Kepahiang H. Tajri Fauzan, S.KM, M.Si menerangkan, saat akan diisolasi ke Puskesmas Kabawetan yang sudah dialih fungsikan sebagai rumah isolasi, pasien tetap ngotot ingin menjalani dan memilih isolasi mandiri di rumah.

Akibatnya, demi memenuhi keinginan pasien sementara suami dan anak dari pasien ini terpaksa diungsikan ke rumah lainnya.

Baca Juga :  Tomi Saputra, Pelajar SD Asal Kabupaten Kepahiang Jadi Peserta (FLS2N) Terbaik Tingkat Provinsi Bengkulu

Karena kalau tidak dipisahkan, anak dan suaminya beresiko tinggi ikut terpapar virus ini,” jelasnya.

Dengan adanya penambahan 1 kasus di Bukit Sari ini, total keseluruhan kasus positif di Kabupaten Kepahiang berjumlah 10 kasus. Terdiri dari 4 sembuh, 2 meninggal dunia dan 4 masih tahap isolasi.

Semoga saja sesudah ini tidak ada penambahan lagi,” harapnya.

Editor AG

Dilansir Radarkepahiang.id

  • Bagikan