Harga Pertalite Di Bengkulu Bisa Turun Rp.6.450 Asalkan….

  • Bagikan
a1b9fd09 pertamina

Bengkulu — Provinsi Bengkulu bisa saja menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite untuk konsumsi masyarakat diangka Rp 6.450 seperti di Provinsi Bali. Pasalnya, mulai, Kamis (9/7) BBM jenis Pertalite di Provinsi Bali dan sekitarnya mengalami penurunan harga dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 6.450.

“Memang hari ini ada penurunan harga BBM jenis pertalite yang hanya berlaku untuk Bali. Sedangkan untuk daerah lainnya seperti Sumbagsel termasuk Bengkulu tidak mengalami penurunan harga tersebut,” ujar Region Manager Communication & CSR Sumbagsel PT. Pertamina Rifky Rakhman Yusuf, saat dihubungi awak media, Kamis (9/7).

Terkait harga Pertalite di wilayah Bali bisa mengalani penurunan sementara di daerah lainnya tidak, Rifky menjelaskan, karena Pemprov Bali memiliki program yang dinamakan ‘Langit Biru’. Program tersebut dilaksanakan saat perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan meminta kontribusi dari Pertamina. Salah satunya bentuk konstribusi tersebut penurunan harga khusus Pertalite di Bali serta program untuk meningkatkan penjualan tanpa kumal. Promo penurunan harga di 50 SPBU di wilayah Bali, digelar sejak Juli hingga 31 Agustus 2020.

Baca Juga :  Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-60, Kejati Bengkulu Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

Rifky menyesalkan, karena untuk wilayah Sumbagsel sendiri, termasuk Bengkulu, belum ada kerjasama pemerintah daerah yang dilakukan seperti Pemprov Bali tersebut. Namun, jika Provinsi Bengkulu ingin mendapatkan program yang sama untuk penurunan harga BBM, hal itu bisa saja dilakukan.

Baca Juga :  Usai Sebar Konten Porno Lalu Ditangkap Polisi, Pria Asal Lampung Ngaku Cuma Iseng

“Jika Bengkulu mau, boleh saja. Pemerintah daerahnya nya ajukan saja program kerjasama dengan PT. Pertamina MOR II Sumbagsel. Nanti bisa saja dari Pemprov Bengkulu berkomunikasi langsung dengan pihak Pertamina perwakilan Bengkulu,” tutup Rifky.

Editor AG

Sumber BengkuluEkspress

  • Bagikan